Agenda
-
'Ethnic Code' by Phillip Iswardono | Jogja Fashion Week | 26 Agustus 2016 | JEC | 19.00 WIB
Jumat, 26 Agustus 2016 | Expired'Ethnic Code' by Phillip Iswardono | Jogja Fashion Week | 26 Agustus 2016 | JEC | 19.00 WIB -
Nuansa Gitar Bergema | Auditorium SMM Yogyakarta
Jumat, 26 Agustus 2016 | ExpiredGenjreng Guitar Orchestra dengan bangga mempersembahkan Nuansa Gitar Bergema | Auditorium SMM Yogyakarta | Jumat,26 Agustus 2016 pukul: 19.00 WIB -
Jogja Fashion Week Akan Tampilkan Busana Karya Philip Iswardono bertajuk 'Ethnic Code'
Jumat, 26 Agustus 2016 | ExpiredGelaran Jogja Fashion Week (JFW) akan menampilkan karya-karya dari para desainer dari berbagai daerah. Pada hari ketiga penyelenggaraan JFW Jumat (26/08) akan ada peragaan busana karya Philip Iswardono bertajuk 'Ethnic Code". “Tujuan kami memberikan gaya berpakaian baru yang diilhami dari gaya pakaian asli Indonesia”, jelas Philip dalam kesempatan jumpa pers di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta (26/08). Setelah proses penggalian sekian lama, akhirnya Sarung dipilih menjadi sumber inspirasi utama dalam karyanya yang akan ditampilkan malam nanti pukul 19.00 di Jogja Expo Center. Menurut Phillip, tradisi memakai sarung berakar dari tradisi dan adat dari berbagai negara di Asia dan Afrika. Di Indonesia sarung sudah dikenal sebelum zaman kemerdekaan, dahulu sarung biasa digunakan oleh para santri. Namun lambat laun sarung tidak lagi menjadi baju sehari-hari. Oleh karena itu, busana karya Phillip Iswardono juga bertujuan untuk mengkampanyekan kembali sarung sebagai busana alternatif yang berciri khas dan asli Indonesia. Sarung juga dapat menjadi busana identitas Indonesia tanpa batas strata social, umur, dan gender. Melalui tangan kreatifnya, sarung diolah menjadi gaya yang sangat individual dan original. Potongan loose yang longgar dan tidak ketat akan terasa nyaman digunakan. Dengan mengusung busana yang ready to wear, secara garis besar teknik layering dan saling tumpuk menjadi andalan dalam karya-karya yang akan disajikan. Philip Iswardono akan menampilkan puluhan karya dengan berbahan dasar kain tenun lurik, tenun Troso Jepara, tenun Goyor Sukoharjo, tenun Tanimbar, dan batik kelengan khas Yogyakarta. Phillip berharap sarung dapat menjadi busana yang modern dan memenuhi selera global namun tanpa meninggalkan kekayaan busana asli Indonesia melalui kain-kain khas dari berbagai daerah di Indonesia. Jogja Fashion Week berlangsung pada 24 – 28 Agustus 2016 di Jogja Expo Center. JFW mengusung tema “The Heritage” yang mengangkat batik sebagai warisan dunia. Selain menampilkan peragaan busana dari para desainer dari berbagai daerah di Indonesia, JFW juga mengadakan seminar, karnaval, kompetisi busana, dan lainnya. -
JUMAT SEMANGAT | 26 Agustus 2016 |FKY28 | Taman Kuliner Condong Catur
Jumat, 26 Agustus 2016 | ExpiredJUMAT SEMANGAT | 26 Agustus 2016 |FKY28 | Taman Kuliner Condong Catur | Panggung Seni, Workshop, Panggung Senyap, Panggung Pasar Seni -
KAMIS MANIS | FKY28 | 25 Agustus 2016 | Taman Kuliner Condong Catur & Tembi Rumah Budaya
Kamis, 25 Agustus 2016 | ExpiredKAMIS MANIS | FKY28 | 25 Agustus 2016 | Taman Kuliner Condong Catur & Tembi Rumah Budaya| Acara: Pasar Seni, Workshop, Lokakarya, Panggung Pasar Seni -
Rangkaian Acara FKY 28 'RABU MENGGEBU' | 24 Agustus 2016 | Taman Kuliner Condong Catur
Rabu, 24 Agustus 2016 | ExpiredRangkaian Acara FKY 28 'RABU MENGGEBU' | 24 Agustus 2016 | Taman Kuliner Condong Catur | @infoFKY -
Kabinet Indonesia Bergitar "Jilid 4"
Rabu, 24 Agustus 2016 | ExpiredKabinet Indonesia Bergitar "jilid 4",| bertempat di Kopi Sedaya ,Jalan Damai no.89 Yogyakarta | 24 Agustus 2016 jam : 19.30 WIB -
Opening Ceremony FKY 2016 | Pawai Malioboro 16.00 | Pasar Seni Taman Kuliner Concat 19.00
Selasa, 23 Agustus 2016 | ExpiredOpening Ceremony FKY 2016 | Pawai Malioboro 16.00 | Pasar Seni Taman Kuliner Concat 19.00 -
Produksi Susu PE di Sleman Rendah
Minggu, 21 Agustus 2016 | ExpiredYogyakarta, www.gudeg.net - Jumlah peternak kambing peranakan etawa (PE) di Kabupaten Sleman masih minim namun saat ini berangsur meningkat paska program Merapi project yang diinisiasi oleh Sari Husada tahun 2010 lalu. Secara umum, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DPPK) Sleman pun saat ini juga mendorong masyarakat disekitar Sleman untuk meningkatkan produksi susu PE tersebut. Ditemui Tim Gudegnet, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DPPK) Sleman, Suwandi Aziz mengakui peternak kambing PE saat ini masih kekurangan bibit berkualitas. dampaknya, prduksi susu kambing tidak bisa maksimal, padahal serapan pasar sangat tinggi. Proses pengajuan bibitpun saat ini telah dilakukan yakni kambing jantan murni PE sebanyak 200 ekor berjenis Saanen. "Jika dilihat hasil produksi, kambing jantan murni PE dikawasan ini baru 20 persen dari total populasi yakni 7000 ekor ternak PE," katanya di Hargobinangun Pakem, Sleman, baru - baru ini. Melalui tambahan kambing PE jantan murni, diharapkan dapat memperbaiki kualitas bibit yang ada di Sleman, dan selanjutnya dapat meningkatkan produksi susu. Untuk saat ini, produksi susu kambing masih dibawah potensi, mengingat wilayah Sleman utara sangat cocok untuk pengembangan usaha sejenis. Dilokasi yang sama, Pengawas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Anggayuh Makmur, Dusun Boyong, Hargobinangun, Pakem Sleman Suwadi berujar bahwa sejauh ini kelompoknya baru bisa menghasilkan susu kambing sebanyak 25 liter per hari. Adapun jumlah populasi kambing PE tercatat sebanyak 500 ekor. “Harga susu kambing lebih menggiurkan daripada susu sapi. Untuk itu, kami terus berupaya mendorong produksi untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Tapi kami masih kesulitan mendorong produksi,” kata Suwadi. Dari jumlah ini, kelompok Anggayuh Makmur mampu memproduksi susu kambing sebanyak 6.000 liter perbulan dengaan hrga jual Rp 16.000 perliter. Sedangkan untuk susu sapi sebanyak 25 liter perhari atau 750 liter perbulan dengan harga jual hanya berkisar Rp 5.000 per liter. Menurut community and public relations PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) Endah Prasetioningtias menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Pemda DIY dan Pemkab Sleman terhadap program Merapi Project yang digagas PT SGM melalui Danone Ecosystem. "Dukungan pemda mampu mendorong program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di lereng Merapi," tutupnya ramah. -
Prambanan Jazz | 20-21 Agustus 2016
Sabtu, 20 Agustus 2016 | ExpiredPrambanan Jazz | 20-21 Agustus 2016 | more info KLIK https://instagram.com/p/BFf5J81M0fR/ | follow @rajawaliindo


