Agenda
-
(FKY 2009) - Pentas Wayang Gethuk
Minggu, 21 Juni 2009 | ExpiredPertunjukan wayang ini akan di pada pukul 19.30 - 23.00 WIB di Benteng Vredeburg. -
(FKY 2009) - Pergelaran Teater Sego Gurih
Kamis, 18 Juni 2009 | ExpiredPentas teater ini akan di pada pukul 19.30 - 23.00 WIB di Gedung Societet TBY. -
(FKY 2009) - Teater Monolog
Rabu, 17 Juni 2009 | ExpiredPentas teater ini akan di pada pukul 19.30 - 23.00 WIB di Gedung Societet TBY. -
Pasar Kangen Jogja 2009
Sabtu, 06 Juni 2009 | ExpiredPasar Kangen Jogja 2009 akan digelar oleh Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada 6 Juni - 11 Juni 2009 di TBY dengan menampilkan tak kurang dari 25 jenis kesenian tradisional serta produk kuliner tradisional di TBY. Dalam PKJ mendatang akan ditampilkan sejumlah kesenian termasuk langka yang sat ini telah jarang dipentaskan seperti Thethelan dari Gunung Kidul, Kuntulan dari leman, Phekbung dari Bantul, kesenian Umi Jono dari Kulonprogo. Tak hanya seni tradisi, PKJ 2009 juga menghadirkan makanan tradisi yang harus dipelihara seperti Dawet, Slondok, Srabi Solo, Wajik, Kipo, Klepon, Cenil, Gethuk, Thiwul, Jenang, Besengek, Sego Gudangan, Manggut Lele, hingga Krupuk Telo. Selain itu, Tak hanya itu, stand tukang pijit, barang klithikan, karikatur, lilin hias, dan hal unik-unik juga akan dibuka sebagai tombo kangen bagi masyarakat Yogyakarta, di samping workshop musik Phekbung, Keramik, Topeng, dan workshop lukis kaca. Pembukaannnya akan diisi oleh seniman Didik Nini Thowok yang akan membuka menari sambil mengamen di area The Window of Yogyakarta, TBY pada Sabtu, 6 Juni pukul 15.30 WIB. -
(FKY 2009) - Pergelaran Sastra: Musikalisasi Puisi Jawa dan Indonesia Tradisional
Selasa, 09 Juni 2009 | ExpiredPentas ini akan digelar pada Selasa (9/6), pukul 19.30 - 23.00 WIB di Benteng Vredeburg Yogyakarta. -
(FKY 2009) Pergelaran Musik Moderen: Yogyakarta Musik Kreatif
Senin, 08 Juni 2009 | ExpiredPentas musik FKY ini akan digelar di concert hall ISI Yogyakarta pada Senin (8/6) pukul 19.30 - 23.00 WIB. -
Pameran Seni Instalasi "Kunduran Truk"
Sabtu, 30 Mei 2009 | ExpiredKersan Art Studio bekerjasama dengan PERempuan EKsperimental (PEREK) menggelar sebuah pameran instalasi miniatur truk ala Pantura yang diberi judul "Kunduran Truk". Pameran akan dibuka pada 30 Mei 2009, Jam 19.00 Wib di Kersan Art Studio, dan akan berlangsung hingga 7 Juni 2009. Pada pameran ini, tema yang diangkat adalah seputar alat transportasi truk yang sering ditemui di sepanjang jalur pantura. Seperti kita ketahui, di jalan raya kendaraan-kendaran (angkutan umum) yang menampilkan gambar dan tulisan-tulisan yang bisa dibilang lucu, norak, konyol, mengada-ada, biasanya penyampaian pesan itu kerap tentang eksploitasi sex, kritik sosial masyarakat, identitas daerah, permainan kata-kata dan lain sebagainya. Fenomena ini dapat kita temui ketika melewati jalur Pantura, tol luar kota bahkan dalam kota. Apakah ini cuma semata iseng para supir-supir atau memang jeritan hati dari budaya masyarakat yang terjadi di indonesia dari sisi sosial, ekonomi dan sex yang dituangkan dalam gambar secara polos dan jujur. Pada pameran kali ini PERempuan EKsperimental ingin mengajak para perupa-perupa di Yogyakarta untuk bermain-main dengan miniatur kendaraan dan dengan kemampuan reaksi estetika menanggapi tema diatas untuk mengolah miniatur truk menjadi sesuatu yang menarik. Pameran ini diikuti oleh 50 perupa Yogyakarta yakni Andita Purnamasari, Arya Sukma, Caroline Rika W, Citra Pratiwi, Dewi Nathalia, Dona Prawita A, Endang Lestari, Ferial Affif, Galuh Sekartaji, G. Prima Puspita Sari, Gemailla Gea, Insanul QB, Joelya Noerjanti, Lashita Situmorang, Lia Mareza, Liesti Yanti Purnomo, Mahani, Mella Jaarsma, Nadiyah Tunnikmah, Nissak Latifah, Pirie, Mare Tramontane, Puji Rahayu, Rennie "emonk" Agustine, Roeayyah, Diana "capoenk", Santi Ariestyowati, Theresia Agustina S, Tita Rubi, Trien "iien" Afriza, Utin Rini, Wahyu Wiedyardini, Agung Pekik, Hanafi, Arya Sukapura Putra, Arya Pandjalu, Aswino Aji, Bambang Toko Witjaksono, Budi "Bodonk", Eddie Prabandono, Edo Pillu, Eko Didyk "Codit" Sukowati, Hestu "Setu Legi", I Made Diputra (Lampung), Oetje Lamno, Poernomo, Popok Tri Wahyudi, S. Teddy D, Samuel Indratma, Sigit Bapak, I Made Suarimbawa (Dalbo), Sudandyo Widyo, Aprilianto (Liliek), Ugo Untoro, dan Yustoni Volunteero. Sedangkan anggota PERempuan EKsperimental yang turut pameran terdiri dari Ambarwati Sri Lestari, Bonita Margaret, Lelyana Kurniawati, Lenny Ratnasari Weichert, Mayjenae Dwi Vita, dan Neri Novita. -
Pameran "Agro Metal" oleh Samuel Indratma
Selasa, 12 Mei 2009 | ExpiredPameran tunggal perupa yang dikenal dengan karya muralnya ini dibuka pada Selasa, 12 Mei 2008 dan berlangsung hingga 31 Mei 2009 di Tembi contemporary, Bantul, Yogyakarta. Setelah mengalami kehebohan boom seni rupa, kini krisis global mulai memperlihatkan dampaknya. Walaupun tensi perniagaan seni rupa sedang menurun, namun inilah saat untuk mendalami sejarah seni rupa beberapa dekade ke belakang untuk memperhatikan kesenian dan seniman yang telah berkomitmen terhadap paradigma dan praktek kesenian yang diyakininya. Tembi Contemporary telah memilih Samuel Indratma, aktivis seniman dan perupa, untuk mempresentasikan pameran tunggalnya bertajuk "Agro Metal". Pilihan terhadap istilah aktivis seniman didasarkan pada praktek berkesenian Samuel Indratma selama lebih dari satu dekade yang fokus pada perjuangan mengembalikan ruang publik kepada masyarakat melalui seni mural. Selama di bawah rezim orde baru, maka ruang publik telah dikuasai oleh negara dan warga tidak mempunyai akses untuk menggunakan ruang publik untuk kepentingannya. Samuel Indratma pun memilih metode perjuangannya dengan khas kultur jawa. Seperti yang dikatakannya bahwa "revolusi tidak harus dengan mengepalkan tangan, tetapi bisa dilakukan dengan cara permisi". Mengamati kultur masyarakat yang baru lepas dari genggaman penguasa yang otoriter, maka bisa dimengerti jika rasa takut masih mencengkeram mentalitas warga. Akhirnya, Samuel Indratma menggunakan pendekatan yang apolitis, seperti humor, visual yang "ramah" atau memberikan rasa nyaman bagi mereka yang melihatnya. Paradigma keseniannya ini diimplementasikan melalui kelompok yang ia dirikan, diantaranya Apotik Komik, Jogja Mural Forum, maupun beragam praktik kesenian atas nama pribadinya. Di samping berperan sebagai aktivis seni, Samuel Indratma juga melakukan pameran-pameran pribadinya. Pamerannya kali ini merupakan pameran tunggalnya yang ke lima. Jika sebelumnya ia pernah mengeksplorasi bahan kertas, maka saat ini Samuel Indratma menggunakan bahan plat bekas. Kegemaran menggunakan bahan bekas ini juga kita temui dalam proyek-proyek seni yang dirancangnya. Dalam pameran ini lebih dari 20 karya akan dipresentasikan. Karya tiga dimensi, instalasi dengan audio visual, dan dua dimensi (lukisan di atas plat bekas). Salah satu karyanya yang menarik ialah instalasi tebeng becak berukuran kecil yang digabungkan dengan video art tentang seorang pengemudi becak yang sedang melantunkan tembang jawa. Becak adalah kendaraan yang masih eksis dan menjadi "kebanggaan" Kota Jogjakarta. Namun entah berapa lama lagi kehadiran mereka bisa bertahan dalam perkembangan kota yang menggunakan logika modern yaitu percepatan, efisiensi, namun sekaligus menghasilkan polusi kota yang lebih tinggi. Masih banyak lagi karyanya yang menarik, seperti instalasi nomor rumah, penanda nomor telepon penting kota, dan lain-lain. Tetapi setidaknya pameran ini bisa memaparkan kita tentang persoalan kota yang sepele tetapi menunjukkan siapa kita. -
Pameran "POLI[CHROMATIC]" V Art Gallery
Selasa, 19 Mei 2009 | ExpiredDalam rangkat ulang tahunnya yang ke-3, V Art Gallery Yogyakarta bekerjasama dengan Bentara Budaya Yogyakarta menggelar sebuah pameran seni rupa yang bertajuk POLI[CHROMATIC] pada 19 - 28 Mei 2009 di Bentara Budaya Yogyakarta. Pameran yang dikuratori oleh Bapak Suwarno Wisetrotomo ini diharapkan akan mampu mengajak publik penikmat seni untuk memikirkan bagaimana pengaruh suara yang mereka berikan pada pemilu legislatif yang lalu terhadap nasib bangsa ini ke depan. Pameran akan dibuka oleh pemerhati seni rupa Melani W Setiawan pada Selasa, 19 Mei 2009 pukul 19.30 di Bentara Budaya Yogyakarta. Pada pembukaan nanti juga akan dimeriahkan dengan monolog dari Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso), serta musik oleh Hadi Soesanto dan Soimah Poncowati. -
Pameran "Blueprint for Jogja"
Selasa, 21 April 2009 | ExpiredPameran akan dibuka pada Selasa, 21 April 2009 pukul 19.00 WIB di tembi contemporary, Jl. Parangtritis Km 8,5 Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Pameran yang akan berlangsung hingga 9 Mei ini akan diikuti oleh Agus Baqul, Arya Panjalu, Heri Purwanto, Imam Santosa, Indieguerillas, Lenny Ratnasari Weichert, Marsoyo, Mes 56, Mella Jaarsma, Oetje, Samuel Indratma, dan Sara Nuytemans.


