Gudegnet - Mahasiswa kedokteran Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Center for Indonesian Medical Student Activities (CIMSA) UGM mengadakan kegiatan bertajuk Saturn: Say No to Sexual Harrasment. Kegiatan ini diadakan di auditorium Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Sabtu (7/4).
Kegiatan ini antara lain terdiri dari eksperimen sosial, screening film, talkshow, dan diskusi terkait isu pelecehan seksual.
Topik mengenai kekerasan seksual dan dampaknya terhadap korban dipilih setelah dilakukan pengkajian data yang dimiliki oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat DIY. Data meunjukkan, jumlah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Yogyakarta meningkat dari 400 kasus pada 2014 menjadi 1400 kasus pada 2015.
Sedangkan hasil survey online terhadap 177 responden dengan rentang usia 16-24 tahun, menunjukkan bahwa 64% pernah mengalami pelecehan seksual dan 66% pernah mendengar cerita dari orang di sekitar mereka yang mengalami pelecehan seksual.
Dalam acara ini diputar film berjudul “Memoria”. Film karya Kamila Andini ini menceritakan tentang seorang ibu yang menjadi korban kekerasan seksual saat terjadi perang di Timor Leste, sedangkan anaknya mencoba melindungi diri dari pernikahan.
Usail pemutaran film, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Dr. Suzie Handayani selaku dosen Antropologi dan Nurcahyo Budi Waskito, perwakilan dari United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia. Hadir pula Dina Wahida, M. Psi, seorang psikolog yang memiliki concern terhadap isu ini.
Selain membahas film yang diputar, dibahas pula realita pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia dan dampak yang mungkin dialami korban, dengan fokus utama pada kesehatan mental korban.
Sebagai penutup, CIMSA UGM memutar video hasil eksperimen sosial terkait respom masyarakat terhadap pelecehan seksual yang telah dilakukan sebelumnya.




Kirim Komentar