Gudeg.net- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengajak secara tegas untuk memerangi Money Politic,Kampanye Hitam dan Kampanye yang berbasis Sara.
“Untuk memenangi kontestasi Pilpres harus tidak ada lagi hal-hal negatif yang dikembangkan dan yang terpenting adalah kampanye adu konsep atau adu program,” ujar Mendagri saat menghadiri Rapat Koordinasi Rajatikam di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Yogyakarta,sabtu,(1/12)lalu.
Tjahjo Kumolo juga menegaskan bahwa warga Indonesia berhak berkumpul atau berserikat dan itu dilindungi oleh UU namun masih banyak juga kelompok atau kumpulan orang yang mencoba ingin mengganggu keadaulatan NKRI.

Indonesia adalah negara yang cukup besar dan pasti banyak ancamannya baik dari dalam maupun dari luar negeri. Akan tetapi bagaimana kita menyikapi hal itu dengan cara bersama-sama saling menguatkan sebagai bangsa,tambahnya
“Memerangi ancaman bukan hanya tugas dari pemerintah dan aparat keamanan saja namun juga tugas kita bersama karena ujung tombak ada pada masyarakat. Terkadang masyarakat lebih dahulu mengetahui adanya ancaman dari pada pemerintah maupun aparat,” pungkas Mendagri.
Tidak perlu ada lagi kelompok atau ormas-ormas yang terus ingin merubah kedaulatan bangsa Indonesia karena Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sudah harga mati dan final,tidak ada yang bisa mengganggu gugat,tambah Tjahjo Kumolo.

Organisasi Kemasyarakatan Rasa Sejatining Inti Kamanungsan (Rajatikam) merupakan salahsatu ormas yang beranggota generasi muda yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum.
Dan secara struktural Rajatikam lebih mengarah pada Organisasi Kader yang siap terjun ke masyarakat untuk membantu mengentasi dinamika komunikasi sosial kemasyarakatan.




Kirim Komentar