Gudeg.net- Pemlihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Jogjakarta dilangsungkan dengan tatacara sesuai tahapan Pemiihan Umum (Pemilu) yang dilakukan oleh negara.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Supriati mengatakan bahwa langkah ini sebagai implementasi pelajaran berdemokrasi sejak dini kepada para siswa.
“Dengan Pemilu ini kami ingin para siswa mengetahui bahwa mereka juga punya hak suara atas sekolah nya dan selain itu juga sebagai pedidikan demokrasi yang berpancasila,” pungkas Supriati
Ada beberappa tahapan yang harus dilalui oleh kandidat ketua osis yang terpilih seperti pendaftaran calon ketua, mengisi formulir administratif, hingga kampanye ke kelas-kelas memprosmosikan diri.

“Awalnya mereka mempersiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)nya lalu persiapan logistik Pemilu, mengatur hari kampanye hingga hari pencoblosan,” ujarnya.
Setelah diseleksi nantinya para kandidat akan ada wawancara oleh para guru yang meliputi keagaamaan, akhlak mulia, wirausaha dan rasa nasionalismenya. Dan terakhir penyampaian visi misi didepan KPU sekolah yang dipegang oleh kelas 9, jelas Supriati.
Jumlah kandidat yang pada awalnya berjumlah 105 lalu disaring menjadi 30 siswa dan setelah melewati beberapa tahap akan mengerucut menjadi 3 siswa kandidat final untuk diajukan menajdi calon Ketua Osis.

“Secara keseluruhan Pemilu SMPN 5 ini memakan waktu sekitar satu bulan penuh dengan melalui berbagai tahapan yang harus para kandidat lalui hingga di tahapan tetrakhir yaitu disahkan nya 3 orang siswa terpilih,” jelas Supriati saat diwawancara,(18/1).
Rakha Ihramanantya Ketua KPU Pemilu SMPN 5 menuturkan bahwa segala persiapan untuk pemilihan hari ini sudah lengkap seluruhnya.
“Logistik Pemilu diataranya kertas suara, bilik suara hingga tinta bukti telah mencoblos sudah siap digunakan dan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB,” tuturnya.

Perhitungan akhir suara sendiri nantinya akan dilaksankan secara tertutup pada pukul 11.00 siang di ruang aula dengan memanggil para saksi seperti ketua kelas kandidat, guru, dan perwakilan wakil ketua kelas, tambah Rakha.
Pemilihan Ketua Osis seperti ini telah dilakukan oleh SMPN 2 Jogja sejak tahun 2013 dan akan terus rutin dilakukan sebagai pembelajaran berdemokrasi seperti pemilu yang sesungguhnya.




Kirim Komentar