Gudegnet - Menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 5 Februari 2019, sepanjang Jalan Malioboro semarak dengan dekorasi lampion-lampion merah.
Gareng, seorang tukang becak di depan Mall Malioboro mengatakan, lampion tersebut terpasang sejak sekitar sepekan lalu. “Seminggu apa lima hari yang lalu,” ucapnya ketika ditemui GudegNet Senin (4/1). Menurutnya lampion itu biasanya akan terpasang cukup lama.
Lebih lanjut ia mengatakan, peningkatan keramaian belum terlalu terasa. Menurutnya keramaian Malioboro biasanya bertambah pada Tahun baru Imlek besok yang merupakan hari libur, dan sepanjang Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Kampoeng Ketandan akan diadakan acara tahunan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY). Acara yang digelar pertama kali pada tahun 2006 ini akan berlangsung mulai 13 hingga 19 Februari mendatang.

Mengambil tema “Harmony in Diversity”, akan banyak acara yang dapat dinikmati pengunjung. Antara lain Karnaval Budaya dan Jogja Dragon Festival 2019, panggung hiburan dan pameran budaya, berbagai macam lomba, Pemilihan Koko CIci Jogja 2019 dan aneka bazaar dan kuliner, juga acara-acara menarik lainnya.
Sementara itu di Kampoeng Ketandan, dekorasi menyambut Imlek belum nampak terpasang. “Saat ini belum, biasanya dua atau tiga hari sebelum acara Kampoeng Cina (PBTY),” kata Eless, salah satu warga.
Meski begitu, Kampoeng Ketandan tetap merupakan tempat menarik untuk berburu foto. Di beberapa sudut ada bangunan-bangunan unik berwarna merah kuning yang menjadi favorit pengunjung untuk berfoto.




Kirim Komentar