Gudeg.net – Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga saat ini ditemukan sebanyak 122 kasus. Angka ini sudah medekati total kasus DBD sepanjang tahun 2018, sebanyak 144 kasus. Pemberantasan dan pengendalian manual adalah cara paling efektif untuk menekan angka ini.
“Fogging itu pilihan terakhir. Yang terpenting itu setiap rumah harus ada Jumantiknya”, tutur Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Dusun Geplakan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping (15/2).
Pemberantasan dan pengendalian penyakit DBD termasuk tiga M plus (menguras bak mandi seminggu sekali, menutup penampungan air dan mengubur barang bekas), PSN, dan adanya Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah.
Fogging dianggap kurang efektif karena hanya mematikan nyamuk dewasa, biayanya besar, cukup menganggu ekosistem karena membunuh hewan lain, dan dapat mengganggu pernapasan manusia. Selain itu, fogging paling efektif dilakukan pagi hari setelah subuh, hingga dapat mengganggu aktivitas pagi.
Muslimatun juga dalam pidatonya menyampaikan bahwa, “DBD dapat dikendalikan dengan langkah-langkah preventif. Di antaranya dimulai dari membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.”
Dengan angka kasus yang begitu tinggi, pengendalian DBD menjadi salah satu fokus utama Pemkab Sleman. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah monitoring langsung ke rumah-rumah warga.
Di Dusun Geplakan, 88 rumah dimonitor oleh Wabup bersama Tim Pokjanal DBD serta Jumantik Kecamatan. Dari sejumlah tersebut, sebanyak 8 rumah ditemukan ada jentik nyamuk. Dengan kegiatan ini angka bebas jentik di dusun ini sebesar 90,97%.
Sebelumnya kegiatan PSN ini diadakan tanggal 8 Februari lalu di Dusun Keceme, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, dan Dusun Jumeneng, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati. Di Dusun Keceme sebanyak 129 rumah dimonitor, dan ditemukan 24 rumah dengan jentik nyamuk. Sementara di Dusun Jumeneng ada 93 yang dimonitor, 29 rumah terdapat jentik.
Tanggal 22 Februari mendatang, kegiatan PSN ini akan kembali dilakukan oleh Tim Pokjanal DBD Sleman.




Kirim Komentar