Berita

NU Gelar Rakornas NUCare- LazizNU di Ponpes Pangeran Diponegoro Sleman

Oleh : Rahman / Jumat, 15 Februari 2019 15:37
NU Gelar Rakornas NUCare- LazizNU di Ponpes Pangeran Diponegoro Sleman
Ketua PBNU KH Said Aqil Membuka Rakornas NUCare-LAZIZNU di Ponpes Pangeran Diponegoro di Sleman Yogyakarta,(15/2),Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- NUCare-LAZISNU menggelar acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-4 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Sleman Yogyakarta, Jum’at (15/2).

Rakornas yang dihadiri oleh ratusan warga Nadhatul Ulama seluruh Indonesia tersebut akan membahas sejumlah langkah yang akan diambil oleh NU Care dan LAZIZNU  yang berkaitan dengan perekonomian umat.

Ketua NU Care-LAZIZNU Achmad Sudrajat mengatakan bahwa memberdayakan masyarakat merupakan hal yang penting dan bukan hanya dilakukan oleh pemerintah saja.

“Harus ada sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dan melalui dana zakat yang dilakukan secara massif oleh warga NU dapat dijadikan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat yang terkumpul merupakan upaya Nadhatul Ulama sebgaia bagian dari mitra pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, lanjutnya.

Acara Rakornasi yang mengangkat tema Energy of Zakat: Berkhidmat Membangun Arus Baru Ekonomi Umat ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj.

KH Said Aqil menyatakan bahwa walaupun LAZIZNU banyak memiki dan akan tetapi para penyelenggaranya harus dipercaya agar umat dapat terus berinfaq atau bersodakoh.

“Jangan ada yang melakukan korupsi ditubuh NU Care- LAZIZNU dan tetapkanlah sistem terbuka dan akuntabel kepada seluruh umat,” pesan Said Aqil dalam sambutannya.

Dalam Rakornasnya kali ini, NU Care LAZIZNU juga akan meluncurkan beberapa program intergritas  yang rencananya akan dikelola melalui dana zakat dengan tajuk Kampung Nusantara. Dengan adanya Kampung Nusantara ini nantinya NU akan mencoba untuk membangun desa, membangun umat dan membangun masyarakat.

Pidato sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial Budaya Tri Mulyono menyatakan bahwa permasalah ekonomi umat Islam masih terbilang banyak di bawah garis kemiskinan.

“Intrumen zakat harus ditingkatkan demi mewujudkan perekonomian umat yang lebih meningkat demi kemakmuran dan keadilan,” ungkap Sultan.

Ukhuwah Islamiyah umat juga akan semakin meningkat apabila diikuti meningkatnya taraf kehidupan dimasa yang akan datang. Semua itu akan terlaksana karena umat Islam memiliki sumber dana yang cukup banyak dan salah satunya dari zakat dan sodakoh melalui NU Care- LAZIZNU, tambah Sultan dalam pidato  tertulisnya.

Sultan berharap dengan Rakornas NU Care-LazizNU ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dan masukan positif demi zakat yang dapat membangun perekonomian rakyat.

Selain meluncurkan Program Kampung Nusantara PBNU juga akan meluncurkan sebuah aplikasi yang bernama Aplikasi KOIN NU dan NU Cash. Aplikasi ini akan memfasilitasi seluruh warga NU untuk berdonasi, berinfaq serta berzakat dengan mudah.

 


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    SWADESI ADHILOKA

    SWADESI ADHILOKA

    Handayani FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM



    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini