Gudeg.net – Bulan ini umat muslim melaksanakan ibadah wajib berpuasa selama Ramadan. Selama bulan ini umat yang menjalankan puasa diperintahkan untuk pantang terhadap beberapa hal.
Selain pantang untuk makan dan minum, ada beberapa hal lain yang membatalkan puasa. Salah satunya adalah mengeluarkan darah, baik sengaja maupun tidak.
Imbas pantangan ini adalah menurunnya jumlah persediaan darah di PMI DI Yogyakarta. Padahal, stok darah adalah hal yang krusial.
“Permintaan darah dari RS di luar wilayah Kota Yogyakarta sudah mulai meningkat. Pendonor bulan puasa turun mencapai 50%,” cuit Unit Donor Darah (UDD) PMI DIY kemarin (7/5).
PMI dan UDD mengimbau masyarakat untuk tetap mendonorkan darahnya, sembari tetap menjaga kesehatan. Puncak kekosongan stok diperkirakan pada minggu kedua Syawal atau sepuluh hari setelah perayaan Idul Fitri.
Pendonor yang melaksanakan ibadah puasa dapat tetap mendonorkan darahnya sesudah berbuka maupun sesudah salat tarawih. UDD PMI DIY membuka pintu bagi donor mulai pukul 07.30 WIB hingga 23.00 WIB selama puasa hingga seminggu setelah Hari Raya.
Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, diimbau untuk mendatangi UDD Yogya di Jalan Tegalgendu No. 25 Yogyakarta atau bisa juga mengikuti jadwal donor darah yang sudah ada. Kontak di WA/SMS: 085741550000 dan WA: 085725202008. Atau datangi unit donor darah terdekat.




Kirim Komentar