Gudeg.net- Putri Mahkota Kerajaan Denmark Mary Elizabeth Donaldson terkesan gamelan yang dimainkan oleh para abdi dalem di Bangsal Kencana Keraton Yogyakarta.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi saat bertemu dengan sejumlah awak media di Regol Kamandungan Lor Keraton Yogyakarta, Rabu (4/12).
“Dia (Mary) senang dan tertarik dengan gamelan Yogyakarta, terlebih saat dimainkan oleh abdi dalem saat bertemu dengan Ngarso Dalem tadi,” ujar GKR Mangkubumi.
GKR Mangkubumi menjelaskan, kedatangan Putri Mahkota Kerajaan Denmark itu merupakan kunjungan biasa dan tidak ada yang istimewa . Mary datang ke Keraton seusai mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

"Kami hanya berbincang-bincang santai sambil makan siang di Bangsal Manis Keraton,” jelasnya.
Dari pantauan GudegNet, Putri Mary datang ke Keraton Yogyakarta pada pukul 11.30 WIB dan disambut langsung oleh GKR Mangkubumi.
Terlihat juga sejumlah putri Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X di antaranya GKR Condrokirono,GKR Maduretno, GKR Bendoro beserta menantu Sultan yaitu Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Wironegoro, KPH Purbodiningrat dan KPH Notonegoro menyambut kedatangan Putri Mary.
Memasuki area dalam Keraton, Putri Mary disambut hangat oleh Sri Sultan HB X beserta Gusti Kajeng Ratu (GKR) Hemas di Bangsal Kencono.

Seusai saling bersalaman, Sultan HB X memberikan sejumlah cenderamata kepada Putri Mary diantarannya miniatur candi.
“ Dia (Putri Mary) hanya sebentar untuk bersilaturahmi sambil beristirahat makan siang saja,” ungkap Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Kehadiran Putri Mahkota Mary ke Keraton merupakan rangkaian dari lawatannya di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Kunjungan putri Kerajaan Denmark tersebut untuk memenuhi permintaan Duta Besar Denmark untuk Indonesia dan bukan karena undangan Keraton,” tutur Ngarso Dalem.

Sebelum mengunjungi Keraton, Putri Mahkota Kerajaan Denmark itu menyempatkan diri untuk menyambangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Tegalrejo Sleman.
Disana ia memberikan pengarahan terkait dengan kesehatan, dikarenakan puskesmas Tegalrejo merupakan salah satu lokasi yang mendapat program UNFPA (United Nations Population Fund).
Program UNFPA (United Nations Population Fund) merupakan sebuah gerakan atau program kesehatan bagi penduduk dunia yang berada di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dimana Kerajaan Denmark menjadi donatur terbesarnya.
Kunjungan Putri Mary hanya berlangsung sekitar 1,5 jam di Keraton Yogyakarta dan dijadwalkan akan mengunjungi Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan.




Kirim Komentar