Gudeg.net - Pembukaan Sleman Imlek Festival pada Minggu (26/1) dimeriahkan berbagai pertunjukan kesenian. Acara yang berlangsung 25 Januari 2020 hingga 2 Februari 2020 itu dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.
Pengunjung memadati atrium rama SCH, tempat berlangsungnya acara sejak siang hari untuk menyaksikan berbagai suguhan kesenian seperti oriental dance hingga barongsai tonggak.
Barongsai tonggak menjadi penapilan yang paling ditunggu. Tak jarang pengujung bersorak ketika menyaksikan aksi barongsai meliuk-liuk dan melompat di atas tonggak.
Dalam sambutannya, bupati menyampaikan,"Orang mengatakan, tahun baru adalah optimisme. Optimisme di dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara, dalam kehidupan kehidupan kebersamaan, optimisme juga didalam kita berusaha. Mudah-mudahan kebersamaan itu lah menjadi kekuatan bagi kita semuanya".
Ia berharap, acara yang digelar untuk pertama kalinya di Sleman ini dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya.
"Mudah-mudahan mereka juga semakin merasa nyaman untuk berkunjung, nyaman untuk tinggal, nyaman untuk singgah di Kabupaten Sleman," katanya.
Beragam pertunjukan disiapkan untuk memeriahkan acara ini, mulai dari pertunjukan barongsai, fashion show batik peranakan, workshop batik peranakan, penampilan music chinese, penampilan Ako Amoy, karaoke lagu mandarin, oriental dance, lomba hias lampion, fashion show tematik, hingga Wushu Championship.
Direktur PT Garuda Mitra Sejati, Sukeno mengatakan acara ini merupakan salah satu tambahan khasanah budaya untuk Sleman. "Kita adakan ini acara kesenian, acara budaya. Inshaallah dengan akulturasi budaya ini akan memberikan warna baru untuk budaya di Indonesia," katanya.




Kirim Komentar