Gudeg.net- Sejumlah seniman Yogyakarta menggelar aksi peduli pandemi Covid-19 dengan mengusung konsep melukis di tempat (on the spot) dengan tajuk "Greget Gumregah Covid-19".
Aksi ini diwujudkan dalam bentuk berbagai kegiatan seni seperti laku doa sastra mantra, yoga meditasi, doa dalam bentuk rajah dan kaligrafi, serta melukis bareng.
“Aksi ini tidak hanya dilakukan di Yogyakarta, namun serentak di sejumlah kota lainnya di Indonesia seperti Banyuwangi, Bogor, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan lainnya,” ujar Seniman Godod Sutejo selaku koordinator acara pada siaran persnya, Jumat (17/7).

(ist)
Untuk Yogyakarta, kegiatan berpusat di Posnya Seni Godod, Jl. Suryodiningratan MJ II/641. Para perupa seperti Rujiman Koi, Rismaryono, Darto Taru, Ledek Sukadi, Tatiek Mudjiarti, Nanang Wijaya, Totok Bukhori, dan lainnya melukis bersama dengan tema yang beragam
Selama proses melukis bersama diiringi alunan instrumen gender yang dimainkan oleh seniman karawitan Steven Burel asal Inggris.
Seniman Syaiful Adnan juga turut membuat lukisan kaligrafi, sedangkan Mbah Muji dan Sakijo dari komunitas Hosoro membuat rajah-rajah doa dengan aksara-aksara kuno Hosoro.
Seniman patung Kondang Sugito juga menampilan karya patung yang terinspirasi dari anatomi virus corona.

(ist)
Selain itu, Lembaga Kebudayaan Jawa (LKJ) Sekar Pangawikan pimpinan R. Bambang Nursinggih, membawakan ritual kidung sastra berupa mantra agar Indonesia terlepas dari wabah virus corona.
Disajikan juga koleksi keris dari seorang pemerhati tosan aji Yogjakarta, Kusno. Ia memamerkan keris khusus berpamor Singkir dan Nunggak Semi yang dipercaya dapat menyingkirkan wabah penyakit dan tolak bala.
Selama berlangsungnya acara, diberlakukan juga protokol kesehatan seperti mencuci tangan, jaga jarak, menghindari kontak langsung, dan memakai masker.
Dengan aksi ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali greget semangat para seniman yang selama beberapa bulan ini bisa dibilang vakum, baik dalam proses kreatif, pameran maupun ekonominya.
“Ini saatnya kita kembali gumregah berkarya seni demi keberlangsungan para seniman, tidak hanya di Yogyakarta tapi di seluruh Indonesia," harap Godod.

(ist)
Godod menyampaikan, hasil melukis bareng ini nantinya akan dipamerkan melalui akun Instagram @Artsale2020 sampai tanggal 5 September 2020 mendatang.
"Lebih lanjut, kegiatan ini yang disambung dengan pameran daring, bertujuan untuk mengantisipasi pemasaran karya seni selama masa pandemi. Kita berusaha menjangkau peminat seni secara lebih luas dengan menggelar pameran online," kata pemilik Posnya Seni Godod ini.




Kirim Komentar