Gudeg.net - Miracle Prints, Jalan Suryodiningratan No. 34, Yogyakarta menggelar pameran seni rupa bertajuk “Meraki”. Pameran ini menghadirkan lukisan dan patung karya Harindarvati, Sumbul Pranov, dan Meuz Prast.
Dalam galeri tersebut terpajang sekitar 20 karya, yang terdiri dari lima karya patung dan belasan karya lukis. Semua karya ini dibuat dalam masa pandemi.
Tajuk pameran, “Meraki”, diambil dari Bahasa Yunani, berarti hal yang dilakukan dengan kreativitas dan cinta sehingga sebagian dari jiwa mewujud di dalamnya.
Pameran ini dibuka secara virtual pada Jumat (24/7) sore. Meuz Prast, salah satu seniman yang berpameran, mengatakan, melalui pameran ini, para seniman mencoba merespon pandemi Covid-19.
Karena pandemi, selama sekitar tiga bulan semua kegiatan kesenian terhenti. “Bagaimana kita ketika dihadapkan selama tiga bulan itu kembali ke dalam studio, kembali merenung, mencoba menggali ke dalam diri kita masing-masing, dan merespon wabah tersebut,” katanya kepada Gudegnet ketika ditemui usai pembukaan pameran.
Delapan buah karya ia pamerkan dalam kesempatan ini. Ia banyak menghadirkan obyek mata. “Saya ingin menyampaikan, apa sih yang seniman lihat terhadap peristiwa wabah ini,” terangnya.
Ia berharap seniman-seniman tetap bisa menjalankan aktivitasnya, yakni mengadakan kegiatan pameran dan pertunjukan. “Agar kesenian dan kebudayaan khususnya di Jogja dapat berjalan dan tidak terputus karena wabah tersebut,” tuturnya.
Karya peserta pameran lain, Sumbul Pranov, terinspirasi oleh gumpalan awan dengan objek seorang perempuan yang sedang memikirkan sesuatu yang menarasikan cita-cita tiggi. Ada pula beberapa obyek anjing yang menarasikan kesetiaan, melebihi kesetiaan manusia sekalipun.
Sementara itu, Harindarvati mengeksplorasi sosok perempuan misterius dengan narasi surealis dan bermain warna kulit. Ia menemukan keasyikan sekaligus kemisteriusan dalam tubuh perempuan lain yang dilihatnya. Hal ini juga merupakan representasi dari dirinya yang terdalam.
Pameran ini dapat dikunjungi secara langsung pada 25 Juli – 6 Agustus 2020, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.




Kirim Komentar