Berita

Merapi Keluarkan 282 Kali Guguran Lava Pijar Dalam Sepekan

Oleh : Rahman / Jumat, 22 Januari 2021 18:26
Merapi Keluarkan 282 Kali Guguran Lava Pijar Dalam Sepekan
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar terlihat dari Pakem, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta (2021)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Gunung Merapi mengeluarkan 282 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter arah barat daya ke hulu Kali Krasak dan Kali Boyong.

Hal tersebut diungkapkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam laporan mingguan perkembangan Gunung Merapi periode tanggal 15 – 21 Januari 2021.

“Sekalian guguran lava pijar, Merapi juga mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 19 kali dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter arah barat daya. Terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 209 detik,” ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Jumat (22/1).

Perkembangan morfologi pada area puncak juga terus terjadi karena aktivitas guguran dan perkembangan kubah lava baru.

Pada tanggal 21 Januari 2021 volume kubah lava 2021 terukur sebesar 104.000 m3 dengan laju pertumbuhan rata-rata 8.600 m3/hari.

“Pertumbuhan tersebut berdasarkan analisis morfologi puncak dan kubah lava melalui foto dari stasiun Tunggularum,” jelasnya.

Sedangkan kegempaan selama sepekan ini, telah terjadi 27 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 176 kali gempa Fase Banyak (MP), 836 kali gempa Guguran (RF), 30 kali gempa Hembusan (DG) dan delapan kali gempa Tektonik (TT).

Dari data tersebut Hanik menyebutkan, aktivitas Gunung Merapi mengalami penurunan diibandingkan minggu lalu.

Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 0,8 cm/hari. “Laju pemendekan jarak menunjukkan penurunan yang signifikan,” kata dia.

Pada minggu ini terjadi juga hujan dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 33 mm/jam selama 75 menit pada tanggal 21 Januari 2021.

Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Hingga saat ini Merapi berstatus Siaga (level III) dan mastyarakat diimbau untuk menjaga jarak aman sekitar 5 Km dari puncak.

“Hentikan seluruh aktivitas, mulai penambang pasir dan pariwisata. Waspadai juga aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi agar terhindar dari banjir lahar dingin,” imbaunya.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM



    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWADESI ADHILOKA

    SWADESI ADHILOKA

    Handayani FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini