Gudeg.net- Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran hari ini, Jumat (5/3) pada pukul 10.48 WIB dengan jarak luncur 1.300 meter ke arah barat daya.
Menurut laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran yang terjadi beramplitudo 25 milimeter denagn durasi 130 detik.
"Teramati awan panas guguran Gunung Merapi, Jumat (5/3) pukul 10.48 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.300 meter mengarah ke barat daya," ujar Heru Suparwaka, anggota tim penyusun laporan harian Gunung Merapi, di hari yang sama.
Selain itu, selama periode pengamatan pukul 06.00 WIB-12.00 WIB, telah terjadi juga sejumlah kegempaan pada Gunung Merapi.
Gempa guguran sebanyak 52 kali beramplitudo 3-30 milimeter dengan durasi 10-75 detik, gempa hembusan 3 kali beramplitudo 2 milimeter dengan durasi 8-9 detik dan gempa fase banyak/hybrid satu kali beramplitudo 3 milimeter berdurasi 7 detik.
Sehari sebelumnya, Kamis (4/3), Gunung Merapi juga mengalami awan panas guguran sebanyak tiga kali dengan jarak luncur antara 1.300-1.500 meter dan mengarah ke barat daya.
Hingga saat ini salah satu gunung api teraktif di dunia itu masih dalam status Siaga (level III) sejak ditetapkan pada 5 Novemeber 2020.
Masyarakat tetap diimbau untuk menjaga jarak aman dari potensi bahaya Merapi sejauh 5 Km dari puncak dan dilarang melakukan aktivitas apapun di sekitar lereng.




Kirim Komentar