Berita

‘Adopsi Sarang Burung’, Pelestarian Burung di Desa Jatimulyo, Kulonprogo

Oleh : Wirawan Kuncorojati / Selasa, 20 April 2021 13:56
‘Adopsi Sarang Burung’, Pelestarian Burung di Desa Jatimulyo, Kulonprogo

Gudeg.net - Desa Wisata Jatimulyo, Kulonprogo, selain dikenal dengan tempat-tempat wisatanya seperti Taman Sungai Mudal dan Air Terjun Kembang Soka, juga dikenal sebagai Desa Ramah Burung. Desa ini memiliki program pelestarian burung yang bernama Adopsi Sarang Burung.

Andri, pengelola Desa Wisata Jatimulyo, mengatakan, di desa ini terdapat Perdes tentang pelestarian lingkungan hidup, yang salah satu poinnya melarang perburuan semua jenis burung yang ada di Jatimulyo.

Hal ini, kata Andri, karena dahulu di desa ini marak perburuan burung yang menyebabkan populasi burung semakin sedikit. "Masyarakat yang dulunya pemburu akhirnya juga sadar, nanti kalau burungnya diambil terus, anak cucunya tidak bisa menikmati burung di alam," terangnya kepada Gudegnet, Senin (19/4).

Lebih lanjut ia menerangkan, Adopsi Sarang Burung merupakan terobosan agar masyarakat yang dahulu mencari penghasilan dari berburu burung tetap masih bisa mendapatkan penghasilan dari burung, tanpa mengambilnya.

Warga yang menemukan sarang burung akan melaporkan kepada kelompok yang mengurusi tentang konservasi tersebut, yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanapaksi. Wanapaksi kemudian mencari adopter, yang bersedia mengeluarkan sejumlah dana untuk mendukung kegiatan pemantauan sarang. 

"Uang tadi digunakan untuk yang punya lahan nanti dapet, yang menemukan sarang itu dapet, kas RT dapet, sisanya di kas kelompok tani tadi untuk kegiatan konservasi," paparnya. 

Pemantauan dilakukan oleh Wanapaksi bersama masyarakat, saat telur menetas hingga burung terbang dari sarang. Laporan berupa gambar dan video akan dikirimkan kepada adopter secara berkala. Tahun ini sudah ada delapan adopter. Di desa ini, kata Andri, pada tahun 2020 terdapat 106 jenis burung. 

Burung yang paling sering ditemui antara lain Cekakak Jawa, Udang Api, Emprit bondol, Madu Jawa. Ada pula Elang Alap-alap, hingga yang keberadaannya hampir punah seperti Sikatan Cacing. Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat dilihat di akun Instagram @kthwanapaksi.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWADESI ADHILOKA

    SWADESI ADHILOKA

    Handayani FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM



    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini