Gudeg.net- Kegiatan wisata Keraton Yogyakarta selama perayaan Idulfitri 2021 akan ditutup selama dua hari yakni Kamis (13/05) dan Jumat (14/05).
Hal tersebut diungkapkan oleh pihak Keraton sebagai langkah mendukung anjuran pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.
“Segala kegiatan pementasan paket wisata di Keraton Yogyakarta juga masih diliburkan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan,” ujar Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono pada siaran persnya yang diterima Gudegnet, Rabu (12/5).
Namun demikian, para pengunjung masih dapat menikmati sejumlah kegiatan budaya Keraton Yogyakarta dengan cara daring.
Condrokirono menjelaskan, masa pandemi ini keraton semakin giat menghadirkan konten budaya melalui media sosial dan Youtube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti.
“Keraton melalui KHP Nitya Budaya juga tengah menggelar pameran temporer bertemakan Bojakrama: Jamuan Kenegaraan keraton Yogyakarta secara daring dan luring,” jelasnya.
Pameran telah digelar sejak 2 April 2021 dan akan berakhir pada 30 Juni 2021. Sebagai salah satu rangkaian pameran, akan digelar ‘Workshop Jamuan Minum Teh Ala Keraton Yogyakarta’ memperingati Hari Teh Dunia tanggal 21 Mei 2021.
Pada agenda ini juga akan digelar pentas musik persembahan Abdi Dalem Musikan KHP Kridhomardowo, sebagaimana jamuan kenegaraan keraton zaman dahulu yang diiringi irama Korps Musikan. Informasi selengkapnya dapat disimak melalui Instagram @kratonjogja.event.
Selama pandemi, produksi konten budaya terus menerus dilakukan dan disiarkan secara daring. Beberapa di antaranya adalah Pentas Musikan 6 Jam di Jogja memperingati Serangan Umum 1 Maret, Webinar Peringatan Hari Kartini: Relevansi Emansipasi Kartini Hingga Saat Ini, Uyon-uyon Hadiluhung, dan Pentas Wayang Wong Lakon Pandawa Mahabhiseka.
“Semuanya disiarkan secara daring dan dapat disaksikan kembali melalui kanal Youtube Kraton Jogja,” tambahnya.
Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai keraton, konten tersebut diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan dan sajian budaya yang dapat dinikmati masyarakat sembari tetap berada di rumah.
Pihak Keraton juga mengimbau agar masyarakat dan wisatawan senantiasa terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Mari menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Semoga sehat dan berkah senantiasa membersamai kita dan orang-orang terkasih,” imbau putri kedua Raja Keraton Yogyakarta itu.




Kirim Komentar