Gudeg.net- Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X menghadiri vaksinasi Covid-19 massal Grab Vaccine Center yang digelar di Gelanggang Olahraga Univesitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Grab Indonesia, Dinas Kesehatan DIY dan Kementerian Kesehatan RI ini telah berlangsung selama empat hari, mulai 14 Juni hingga 17 Juni 2021.
Paku Alam X yang hadir mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus melakukan upaya menekan angka Covid-19 dan salah satunya dengan program percepatan vaksinasi.

“Pemda mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Grab Indonesia yang telah memfasilitasi akses vaksinasi bagi masyarakat DIY, khususnya bagi kelompok rentan,” ujar Paku Alam X dalam sambutannya, Kamis (17/6).
Selama penyelenggarannya, Grab Vaccine Center menargetkan vaksinasi kepada 10.000 warga DIY yang masuk ke dalam kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia dan pekerja pariwisata.
Selain menghadirkan metode Walk-In dan jalur khusus Pre Screening, lokasi vaksinasi juga dibuat ramah bagi disabilitas, karena penyandang disabiltas merupakan target utama dari kegiatan ini.

Paku Alam mengungkapkan, penyandang disabiltas merupakan prioritas utama pada vaksinasi ini dan pesertanya melebihi target dari yang ditentukan.
“Kami akan terus mendorong kegiatan vaksinasi massal yang melibatkan kelompok rentan dan penyandang disabilitas ke depannya,” ungkap orang nomor dua di DIY itu
Paku Alam X juga sempat memantau pelaksanaan vaksinasi yang didampingi oleh Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dan Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Oscar Primadi.
Selama memantau, banyak masyarakat yang antusias dengan kehadiran orang yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DIY tersebut.

Sebelum meninggalkan lokasi vaksinasi, Wagub mengimbau kepada peserta vaksinasi agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan program 5M.
“Walau sudah divaksin harus tetap 5M. Mari Saiyeg Saeko Proyo (bersama-sama bergotong royong), mengawal pemulihan sosial dan ekonomi dengan budaya hidup sehat,” imbaunya.




Kirim Komentar