Gudeg.net- Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sebanyak dua kali pada, Jumat (18/6) siang hingga sore hari.
Awan panas yang terjadi pada pukul 14.31 WIB dan 16.11 WIB tersebut berjarak luncur maksimum 1.200 meter dan mengarah ke barat daya.
“Terjadi awan panas guguran pada Merapi sebanyak dua kali. Awan panas pertama beramplitudo 10 milimeter sedang kedua beramplitudo 40 milimeter,” ujar BPPTKG pada keterangannya di grup whatsapp Media Merapi, di hari yang sama.
Kedua awan panas pertama teramati dengan jelas dari Pos Pemantauan Gunung Merapi Stasiun Panguk, Sleman.
Sementara itu, menurut laporan mingguan perkembangan Gunung Merapi periode tanggal 11-17 Juni 2021, BPPTKG mencatat, selama sepekan Merapi telah mengeluarkan awan panas sebanyak 19 kali.
“18 kali awan panas dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya dan satu kali dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah tenggara,” jelas BPPTKG.
Selain itu tercata juga 100 kali luncuran lava pijar yang mengarah ke barat daya dan tenggara.
Sedangkan untuk data kegempaan selama sepekan yaitu gempa Vulkanik Dangkal (VTB) 17kali, gempa Fase Banyak (MP) 136, gempa Low Frekuensi (LF) dua kalli, gempa Guguran (RF) 1.158 kali, gempa Hembusan (DG) 108 kali dan enam kali gempa Tektonik (TT).
Hingga saat ini Gunung Merapi masih dalam status Siaga atau level III dan mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak aman radius 5 Km dari puncak.




Kirim Komentar