Berita

Sudah Dapat Izin, PKL Malioboro Mulai Buka

Oleh : Rahman / Senin, 26 Juli 2021 17:33
Sudah Dapat Izin, PKL Malioboro Mulai Buka
Salah satu pedagang kaki lima (PKL) yang telah membuka lapak dagangannya di kawasan Malioboro pada hari pertama penerapan PPKM Level 4 DIY, Senin (26/7)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Walaupun sudah diizinkan untuk buka namun baru sedikit pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak dagangannya di kawasan Malioboro.

Diizinkannya kembali pembukaan lapak PKL tertuang dalam Instruksi Gubernur tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di DIY.

Dari pantauan Gudegnet, sedari siang hingga sore hari baru segelintir PKL yang kembali membuka lapak dagangannya. Seperti yang terlihat di depan Gedung Dewan DPRD DIY, sisi barat Malioboro Mal, selasar Ramayana Malioboro dan sisi utara pintu masuk Pasar Beringharjo.

Aisyah salah satu PKL mengatakan, walaupun suasananya masih sepi namun harus tetap membuka lapak karena sudah dua pekan tidak berjualan.

“Ya tetap harus buka, terpaksa biar dapat penghasilan. Masih sepi memang, toh jalannya juga belum dibuka semua yang ke arah sini,” ujarnya saat ditemui dilapaknya yang berada di depan Gedung Dewan DPRD DIY, Senin (26/7).

Aisyah adalah salah satu penjual oleh-oleh berupa baju dan sandal khas Yogyakarta yang sehari-hari membuka lapaknya di kawasan pedestrian Malioboro.

Ia menjelaskan, para PKL merasa cukup senang dengan adanya izin untuk membuka kembali tempat usaha mereka oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

“Kami senang bisa buka lapak lagi, walaupun besok harus tutup lagi karena Selasa Wage tapi tidak apa-apa, itung-itung pemanasannya mas, sudah lama tidak buka,” jelasnya.

Selama dilarang membuka lapak pada masa PPKM Darurat, Aisyah beralih berjualan makanan di warung kecil dekat rumahnya.

Walaupun tidak begitu besar untungnya tapi menurut Aisyah, penghasilan dari warung miliknya lumayan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari di masa PPKM Darurat yang lalu.

“Ya saya sambi jualan yang lain seperti nasi mas, Alhamdulillah lumayan buat sehari-hari,” tuturnya.

Menjelang sore hari, lapak Aisyah terlihat cukup ramai dengan pembeli. Ada sekitar 10 bajunya yang terjual sore ini dan harga untuk atu baju dijual dengan harga Rp.15.000.

Aisayah berharap, Malioboro dapat kembali pulih, baik pariwisata maupun kegitan ekonomi lainnya. Karena menurutnya, banyak warga yang menggantungkan hidup di salah satu ikon berbelanja di Kota Yogayakarta ini.

“Semoga Covidnya cepat selesai, biar kami bisa jualan dengan pasti lagi dan wisatawan yang datang juga banyak. Kasian para PKL mas, banyak juga yang perantau dan kalau tidak jualan, dari mana dapat uang untuk makan,” harapnya.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM



    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini