Gudeg.net- Tim Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Yogyakarta adakan pengisian ulang oksigen gratis di halaman parkir Grand Pacific Hall, Mlati, Sleman mulai tanggal 2 Agustus hingga 2 September 2021.
“Ini hari pertama kami selenggarakan pengisian ulang oksigen gratis untuk masyarakat DIY dan sekitarnya,” ujar Pendeta Dawis Waiman, ditemui di lokasi pengisian oksigen, Senin (2/8).

Pada kegiatan ini GRII hanya melayani pengisian ulang untuk tabung oksigen berukuran 1 meter kubik saja dan tidak melayani tabung berukuran lainnya.
Dawis menjelaskan, ukuran tabung memang dibatasi agar seluruh masyarakat mendapatkan kesempatan isi ulang oksigen.
“Ini memang kami batasi agar semua kebagian, satu orang satu tabung saja dan mengutamakan bagi masyarakat yang memang keluarganya ada yang terpapar Covid-19,” jelasnya.
Pengisian ulang ini menggunakan mesin oksigen konsentrator, dimana cara kerjanya adalah mengambil udara bebas lalu diubah menjadi oksigen murni.

Dawis mengungkapkan, untuk mengisi satu buah tabung berukuran 1 meter kubik diperlukan waktu maksimal 15 menit.
“Dengan rata-rata isi ulang 15 menit, kita proyeksikkan dapat mengisi sekitar 30 tabung setiap harinya dan itu juga tergantung mesin konsentratornya juga,” ungkapnya.
Dawis berharap, kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan oksigen yang memang sedang sulit didapat akhir-akhir ini.
“Semoga bantuan kami ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan akan oksigen. Pendaftaran masih kami buka setiap hari untuk dapat nomor antrian,” harapnya.

Sementara itu, Sri Topantini, salah satu warga yang mengikuti pengisian ulang mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan oksigen yang didapat.
“Saya senang dan bersyukur sekali, bisa dapat isi ulang oksigen ini karena sedang langka dan ini gratis. Terimakasih untuk penyelenggara,” ungkapnya.
Sri sempat bercerita tentang sulitnya mencari oksigen beberapa waktu ini dan bila adapun harus membayar cukup mahal yaitu sekitar Rp. 60.000.

“Keluarga saya ada lima orang yang positif dan saat ini sedang isolasi, jadi pengeluaran untuk oksigen besar sekali. Pernah juga pernah di apotek dengan biaya Rp.3,5 juta karena memang darurat,” tuturnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengisi ulang dapat mendaftarkan diri melalui nomor 0811251070 dan membawa surat hasil tes usap atau swab dengan hasil egatif saat mengisi tabung.




Kirim Komentar