Gudeg.net- Hotel Mutiara yang berada di Jalan Malioboro akan dijadikan lokasi selter penanganan Covid-19 bagi pasien bergejala ringan dan tanpa gejala.
Hotel yang pada mulanya akan dijadikan sentral UMKM DIY tersebut akan menjadi selter cadangan isolasi terpusat (isoter).
“Hotel tersebut menjadi cadangan bila lokasi isoter-isoter yang ada penuh, jadi sifatnya cadangan, ujar Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji dalam keterangan tertulisnya yang diterima Gudegnet," Selasa (3/8).
Hotel yang berada di tengah Kota Yogyakarta tersebut memiliki sekitar 203 tempat tidur yang terbagi atas dua gedung, yaitu Mutiara I dan Mutiara II.
Isoter di Hotel Mutiara rencananya diperuntukan bagi pasien yang memang rumahnya tidak layak atau tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri (isoman).
Baskara Aji mengungkapkan, Hotel Mutiara sebelumya sempat dikabarkan akan dijadikan rumah sakit darurat namun, hal itu tidak memungkinkan karena lokasi berada di tengah permukiman.
“Sementara disiapkan untuk lokasi isoter dulu. Bila suatu saat dibutuhkan untuk menjadi rumah sakit darurat, maka akan dibahas lebih lanjut,” ungkapnya.
Di lokasi isoter ini juga akan disediakan sejumlah tenaga kesehatan seperti dokter, perawat hingga ahli gizi untuk memantau perkembangan pasien. “Pengawasan di lokasi ini juga akan dilakukan agar tidak terjadi mobilitas,” tambahnya.
Hingga saat ini Pemda telah menyiapkan sekitar 60 lokasi isoter yang tersebar di seluruh DIY dan kini sudah mulai beroperasi.
Selain dikelola oleh Pemda, ke-60 lokasi isoter tersebut berada di bawah pengawasan sejumlah instansi seperti pemerintah kabupaten/kota, Polda DIY, perguruan tinggi dan lainnya.
Baskara Aji berharap, pasien dengan gelaja ringan agar mau pindah ke lokasi isoter yang telah disiapkan agar tidak terjadi penularan lebih luas di lingkungan keluarga




Kirim Komentar