Gudeg.net- Kadipaten Pakualaman menggelar kegiatan vaksinasi massal bertajuk Pakualaman Sehatkan Indonesia (Paksin) dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Seluruh masyarakat yang telah mendaftar diwajibkan menerapkan prokes 5M, mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar lokasi vaksinasi.
Dari pantauan Gudegnet, peserta wajib mendaftar ulang di posko yang berada di area parkir Alun-alun Pura Pakualaman, setelah itu menuju bagian skrining yang berada di bagian depan dari Pura Pakualaman.

Pada bagian skrining puluhan bangku tertata dengan rapi dan diberi jarak 1 meter. Sebelum masuk ke dalam ruang vaksinasi, peserta diarahkan menuju sisi barat Pura Pakualaman untuk melakukan pengecekan kesehatan.
Di dalam lokasi, sejumlah relawan dan abdi dalem Pura Pakualaman turut mengarahkan peserta untuk dapat mengikuti alur vaksinasi yang menggunakan vaksin Sinovac ini.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk membantu percepatan vaksinasi yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.
“Kegiatan ini membantu Pemda agar percepatan vaksinasi dapat segera terlaksana di seluruh DIY,” ujar Paku Alam X dilokasi vaksinasi, Selasa (3/8).

Paku Alam X yang juga merupakan Wakil Gubernur DIY tersebut berharap, agar seluruh masyarakat dapat mengikuti vaksinasi yang sedang digencarkan oleh pemerintah.
“Saya mengharapkan masyarakat mau ikut vaksinasi, di manapun lokasinya. Carilah informasi yang akurat serta daftarkan segera diri anda untuk vaksinasi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Paksin Bendara Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Kuntonugroho menyampaikan, vaksinasi ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari Covid-19.
“Vaksinasi ini untuk membentuk kekebalan kelompok, tidak hanya diri kita sendiri namun dapat juga melindungi keluarga di rumah,” tuturnya.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu takut untuk divaksinasi karena vaksin yang digunakan telah teruji dan aman untuk digunakan.
Ia juga mengimbau, agar masyarakat tetap menerapkan prokes walaupun sudah mengikuti vaksinasi, baik dosis pertama maupun ke dua.
“Setelah divaksin, kita tidak boleh lalai, harus tetap prokes dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” imbaunya.

Rencananya Paksin akan berlangsung hingga Jumat tanggal 6 Agustus 2021 dengan target sekitar 1.500 warga DIY maupun luar DIY. Sasaran vaksinasi terdiri dari anak-anak usia di atas 12 tahun, lansia dan disabilitas.




Kirim Komentar