Gudeg.net- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan kembali menerima sekitar 60.000 dosis dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.
“Sejatinya 60.000 dosis vaksin akan dikirim ke DIY, namun saat ini vaksin belum bisa dikirim karena stok di gudang penuh," ujar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X pada keterangan tertulisnya yang diterima Gudegnet, Selasa (10/8).
Namun Sultan belum dapat memastikan waktu kedatangan vaksin tersebut. Sultan juga menyoroti adanya kabar tentang adanya kekurangan vaksin yang saat ini terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di DIY.
Sultan menjelaskan, selama ini penyaluran atau distribusi vaksin ke seluruh wilayah di DIY hanya melalui satu pintu yaitu Dinas Kesehatan DIY saja.
“Semua vaksin pasti akan lewat Dinas Kesehatan DIY, berapa pun. Jadi saya mohon, kalau menyangkut masalah vaksin, Bapak/Ibu (Bupati) menghubungi kamI,” jelasnya.
Untuk mengurangi kapasitas penyimpanan di gudang Dinkes DIY, Sultan mengusulkan agar kabupaten/kota dapat menyediakan mesin penyimpanan sendiri.
Menurut Sultan, gudang penyimpanan provinsi hanya dapat menampung maksimal 45.000 vial (botol tempat vaksin), karenanya dibutuhkan mesin pendingin di Kabupaten/Kota.
“Terserah kabupaten/kota, apakah mau disimpan di provinsi ataukah harus investasi penyimpanan di Kabupaten/Kota. Saya juga berharap, Kepala Dinas Kesehatan di kabupaten/kota juga terbuka tentang stok vaksinnya kepada Bupati maupun Walikota,” tutur Ngarsa Dalem.
Sementara itu dalam keterangan tertulis yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan, saat ini antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi cukup tinggi.
“Masyarakat itu sudah ingin vaksin, tapi belum sempat dilayani. DIY itu bukannya tidak mau, tapi karena memang belum dapat giliran (vaksin) saja,” kata dia.
Baskara Aji menambahkan, dengan adanya Satuan Tugas Vaksinasi setingkat RT/RW yang dibuat Pemda DIY akan lebih memudah masyarakat untuk menerima vaksin ke depannya.
“Satgas vaksin akan mendekatkan, supaya masyarakat yang dilayani itu dekat, tidak harus menempuh perjalanan jauh,” tambahnya.




Kirim Komentar