Gudeg.net- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan meluncurkan alat penanda berbentuk gelang bagi masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi.
Gelang vaksinasi tersebut juga akan disediakan bagi wisatawan dan pengunjung di sejumlah lokasi wisata dan fasilitas umum di Kota Yogyakarta.
“Gelang vaksin ini sebagai wujud deklarasi Kota Yogyakarta wajib vaksin dan masker. Gelang ini akan dibagikan gratis bagi seluruh masyarakat,” ujar Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti di lokasi vaksinasi PDAM Tirtamarta, Senin (16/8).
Haryadi menjelaskan, gelang vaksin tersebut juga berlaku sebagai pengganti sertifikat vaksin yang wajib digunakan sebagai syarat untuk melakukan aktivitas di Kota Yogyakarta.
“Banyak warga mengeluh bahwa setifikat vaksin sulit didapat di websitenya yaitu pedulilindungi.id Karena itu kami gunakan gelang ini untuk identifikasi masyarakat yang sudah divaksin,” jelasnya.
Gelang vaksin rencananya juga akan disediakan di sejumlah hotel, stasiun dan terminal namun saat ini gelang tersebut masih dalam tahap uji coba.

Bahan untuk pembuatan gelang tersebut yaitu menggunakan kertas art paper dan dipastikan dapat bertahan cukup lama walaupun dipakai untuk aktivitas sehari-hari.
“Gelang ini sudah saya uji selama empat hari lebih dan tidak rusak. Saya pakai beraktivitas seperti mandi dan tidak rusak,” tuturnnya.
Ia menambahkan, bila uji coba ini tidak berhasil maka pihaknya akan mencari bahan pengganti yang lebih kuat dan tahan lama. “ Yang saat ini masih terbatas, kalau uji coba berhasil maka akan diproduksi secara massal,” tambahnya.
Rencananya gelang vaksin akan dibuat dua warna yaitu hijau dan kuning. Warna hijau diberikan kepada warga yang sudah mengikuti dua kali vaksinasi, sedangkan warga kuning untuk warga yang baru mengikuti vaksinasi dosis pertama.
Untuk mendapatkan gelang vaksin, masyarakat atau wisatawan hanya cukup menunjukkan sertifikat vaksin yang saat ini telah dimiliki.
“Gelang ini untuk mempermudah kita dalam beraktivitas terutama wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Misal mereka disini beberapa hari maka gelang tersebut harus digunakan,” tambah orang nomor satu di Yogyakarta itu.
Pemkot juga akan berkerjasama dengan sejumlah pihak seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Yogyakarta dan lainnya untuk penyaluran gelang




Kirim Komentar