Gudeg.net- Pembukaan praresmi Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara YIA) telah dilakukan, Jumat (27/8) dan untuk sementara pengguna kereta tidak dipungut biaya atau gratis hingga 16 September 2021.
“KA Bandara tidak dikenakan biaya atau gratis bagi pemegang tiket pesawat dan akan berlaku hingga pertengahan September.” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti pada keterangan tertulisnya yang diterima Gudegnet, Senin (30/8).
Namun setelah resmi dioperasikan secara komersil yang rencananya pada 17 September 2021 mendatang maka tarif KA bandara akan disesuaikan.
Ni Made menjelaskan, pemerintah akan memberikan subsidi untuk tarif KA bandara ini dan besaran tarifnya akan menyesuiakan.
“Karena masih ada subsidi pemerintah pusat, maka akan dikenakan tarif sekitar Rp20 ribu atau menyesuaikan pada September besok,” jelasnya.
Untuk tahap awal ini, KA yang menghubungkan Stasiun Yogyakarta menuju YIA ini akan memberlakukan sekitar 26 perjalanan pulang pergi (pp) setiap harinya.
Setiap jeda keberangkatan akan diberlakukan setiap 30 menit dan kereta akan melewati tiga stasiun pemberhentian di sepanjang perjalanan.
“KA akan berhenti di Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Wates dan Stasiun Bandara untuk saat ini dan Headway atau jedanya 30 menit,” ungkapnya.
Dalam masa praresmi ini, KA bandara yang akan dioperasikan berjumlah dua unit kereta. Selain itu KA juga akan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19.
Made menambahkan, karena masih dalam masa penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 maka dengan dua unit kereta sudah dapat memenuhi kebutuhan calon penumpang.
“Selama PPKM ini, penumpang masih belum penuh, karena mungkin masyarakat cenderung masih merasa lebih aman menggunakan kendaraan pribadi,” tambahnya.




Kirim Komentar