Berita

Tingkatkan Toleransi, Warga Lintas Agama Bantu Membersihkan Kelenteng

Oleh : Rahman / Kamis, 27 Januari 2022 12:03
Tingkatkan Toleransi, Warga Lintas Agama Bantu Membersihkan Kelenteng
Warga umat Islam terlihat membersihkan altar persembahan di Kelenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Yogyakarta, Kamis (27/1). Ritual bersih-bersih ini dilakuakan menjelang perayaan Tahun Baru Cina pada 1 Februari 2022-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Hari ini, Kamis (27), Kelenteng Fuk Ling Miau melakukan ritual membersihkan kelenteng menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2573/2022 yang jatuh pada tanggal 1 Februari 2022.

Uniknya, ritual ini dibantu oleh puluhan warga lintas agama, baik dari agama Islam, Kristen, Katolik dan Hindu. Sedari pagi warga telah berkumpul di area halaman kelenteng menunggu arahan dari pengurus kelenteng yang dikenal juga dengan sebutan  Kelenteng Gondomanan itu.

Ritual yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini diawali dengan membersihkan bagian dalam kelenteng, seperti altar, meja dupa, tempat lilin hingga mengepel dan menyapu lantai.

Salah satu warga yang beragama Islam Upi (36 tahun) mengakui hampir setiap tahun mengikuti kegiatan bersih-bersih kelenteng ini. “Saya setiap tahun mas ikut bersih-bersih kelenteng ini dan ini cara saya menghargai toleransi beragama di Yogyakarta ini,” ujar Upi saat ditemui di lokasi ritual.

Upi yang mengenakan jilbab tidak ragu-ragu untuk membersihkan altar pada bagian utama kelenteng. Tidak hanya itu, ia juga membersihkan patung-patung dewa dan menyapu lantai kelenteng. Baginya, membantu sesama umat beragama adalah hal yang penting dan tidak perlu ada keraguan di dalam hari.

“Mereka (etnis Tionghoa) kan sama seperti kita, umat beragama dan mereka juga pasti banyak membantu agama lain. Jadi kenapa ragu untuk membantu mereka,” jelasnya.

Upi yang datang bersama sejumlah teman-temannya ini hanya memiliki satu tujuan, yaitu menjaga kerukunan umat beragama terutama untuk DIY.

Hal senada juga disampaikan Kristin (37 tahun) beragama Kristen. “Kami datang niatnya membantu agar saudara-saudara kita umat Tionghoa dapat melaksanakan Imlek dengan suka cita,” ungkapanya.

Kristin berharap, dengan langkah kecil ini dapat menginspirasi umat agama lain agar kerukukanan umat beragama dapat tercipta dengan baik di Yogyakarta ini.

“Kerukunan umat beragama kan bagain dari Pancasila, dan kami di sini melakukan itu. Ya memang sebisa dan semampu kami dalam membantu. Tidak usah mikir agama apa atau suku apa, bantu ya bantu saja,” harapnya.

Sementara itu, salah satu pengurus Kelenteng Fuk Ling Miau, Angling Wijaya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada warga lintas agama yang telah membantu ritual bersih-bersih kelenteng.

“Semoga Imlek Tahun Macan ini, semua umat beragama, khususnya di Yogya dapat damai, tentarm dan saling menghargai,” pungkasnya.

Selain warga lintas agama, ada juga kelompok organisasi masyarakat dan paguyuban masyarakat, seperti Alumni SMA Yogyakarta Bersatu (ASYB) yang mengikuti ritual membersihkan kelenteng ini.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM



    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWADESI ADHILOKA

    SWADESI ADHILOKA

    Handayani FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini