Gudeg.net- Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan penataan pada Pasar Klithikan di Jalan HOS. Cokroaminoto No. 34,Pakuncen, Wirobrajan.
Rencana penataan tersebut dilakukan karena saat ini Pasar Klithikan mulai sepi dari pengunjung akibat dampak dari adanya pandemi Covid-19.
Sepinya pengunjung membuat sejumlah kios tidak digunakan dan hasilnya banyak yang tutup. Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utama mengatakan, dengan sepinya pasar maka penataan justru dapat dilakukan.
“Penataan ini nantinya agar dapat dimanfaatkan kembali dan kami akan menggandeng sejumlah komunitas barang antik yang menjadi khas Pasar Klithikan,” ujar Gunawan Nugroho Utama saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/2).
Ia menjelaskan, sejumlah kios yang tutup berada pada beberapa bagian pasar, seperti blok A, A2 dan lainnya. Maka diperlukan cara agar pasar yang dulu menjadi idola masyarakat kelas menengah ke bawah ini kembali hidup.
“Dengan penaataan nantinya, kami ingin pasar ini dapat beroperasi kembali seperti dulu,” jelasnya.
Seperti diketahui, Pasar Klithikan, Pakuncen merupakan pasar yang identik dengan pedagang yang menjual barang-barang antik, onderdil kendaraan bekas dan busana. Pasar ini juga selalu ramai sedari siang hingga malam hari.
Selain penataan, akan dilakukan juga sosialisasi untuk mengembangkan konsep penjualan barang secara digital ke depannya.
Rencana itu akan diilakukan jika penataan selesai dan para pedagang sudah mulai kembali beraktivitas. “Kami akan fasilitasi dengan digital marketing. Edukasi dan pendampingan akan dilakukan nantinya.” pungkasnya.
Namun, untuk pelaksanaan penataan, Gunawan belum dapat memberikan kepastian waktu dan apa saja yang akan dikerjakan.




Kirim Komentar