Pendidikan

Siswa SMK Kristen Petra Surabaya Juarai Olimpiade Jaringan Mikrotik 2025

Oleh : Admin / Jumat, 31 Oktober 2025 16:48
Siswa SMK Kristen Petra Surabaya Juarai Olimpiade Jaringan Mikrotik 2025

Gudeg.net - Setelah melalui rangkaian penyisihan yang ketat, akhirnya Olimpiade Jaringan MikroTik 2025 menemukan juaranya yaitu Jonathan Antonio Salim dan Eleazer Audwin dari SMK Kristen Petra Surabaya. Mereka berhasil membawa pulang medali, piala, uang pembinaan sebesar Rp25.000.000 beserta 20 perangkat jaringan hAP-AC3, dan tentunya beasiswa dari ASTRAtech sebagai bekal menuju karir profesional mereka. Sedangkan juara 2 dimenangkan oleh Bagas Normasyah dan Ahmad Yusroni Sani dari SMKN 1 Nglegok (Jawa Timur), mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15.000.000 beserta 20 perangkat jaringan hAP-AC2. Lalu Rafi Ahmad Zaini & Alvinsa Isnanda Putra dari SMKN 2 Depok (Yogyakarta) menjadi juara 3 dan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp10.000.000 sekaligus 20 perangkat jaringan hAP-AC-Lite.

Pada babak grand final, ketiga finalis benar-benar diuji kemampuannya dalam pemahaman teori mengenai konsep jaringan serta kemampuan praktik dalam konfigurasi, troubleshooting, dan implementasi solusi jaringan yang kompleks. Mereka harus berstrategi dalam menjawab 20 pertanyaan dengan benar dan cepat untuk menghasilkan poin yang akan diakumulasi.

Babak ini juga menjadi pembuktian hasil pemahaman peserta selama bootcamp. Selain dihadiri finalis lainnya, malam grand final OJM 2025 juga disaksikan oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Muhammad Arif, dan Kepala Departemen Kemahasiswaan & Alumni ASTRAtech, B. Hari Dwi Nugroho. Edmunds Aperans, perwakilan dari MikroTik memberikan apresiasi dan dukungan bagi para finalis yang terpilih. “Kalian tidak hanya menunjukan keterampilan teknis tetapi kerja tim, kreativitas, dan dorongan untuk terus belajar kualitas yang sama untuk memperkuat inovasi dan jaringan serta teknologi. Karena ini bukan hanya kontens, ini adalah sebuah misi untuk generasi muda untuk mengeksplorasi bagaimana jaringan bekerja dan cara memecahkan masalah di dunia nyata sekaligus membuat teknologi bermanfaat bagi semua orang.”

Direktur Utama PT Citraweb Solusi Teknologi, Valens Riyadi, menegaskan visi pelaksanaan OJM dalam mempersiapkan calon engineer profesional pada sambutannya di hadapan hadirin. “Acara ini seharusnya bisa menjadi jembatan untuk dunia industri dan dunia usaha. Yang terpenting dari Teknologi Informasi (TI) adalah bukan bagaimana kita menghubungkan kabel, frekuensi, dan IP, tetapi lebih pada bagaimana kita membangun semangat untuk belajar dan berkolaborasi.” ujarnya.

Sementara itu, B. Hari Dwi Nugroho menyatakan bahwa: “Mulai September 2026, pemenang sudah bisa join di ASTRAtech di program studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak untuk menempuh pendidikan selama 4 tahun dan mendapatkan sarjana terapan. Sedangkan 14 tim lainnya gak usah kecil hati, kesempatannya tetap dibuka, silahkan daftar dan fight untuk memperebutkan beasiswa. Saya harapkan juga mungkin bukan dengan Citraweb saja, mungkin dari APJII kita juga bisa kerja sama.”

Secara keseluruhan, OJM sukses membuktikan diri sebagai wadah yang strategis dan signifikan dalam menjaring talenta-talenta muda terbaik di Indonesia. OJM 2025 telah membuka kesempatan bagi 481 SMK dari 30 provinsi di Indonesia untuk mendapatkan akses terhadap wawasan dan peluang karir yang terstruktur di bidang jaringan. Muhammad Arif pun melihat usaha para peserta yang lolos tidak cukup sampai di ajang kompetisi saja, melainkan harus terus diasah agar lebih berkualitas: “Banyak hal yang bisa dikembangkan ke depannya dan menjadi suatu peluang untuk karir para finalis, bagaimana 15 tim yang hari ini sudah berkumpul seminggu di bootcamp bisa kita hubungkan dengan teman-teman di APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), kemudian kita pasarkan kemampuan adik-adik ini agar bisa
magang dan seterusnya”.

Bukan pengalaman pertama bagi SMK Kristen Petra Surabaya masuk sebagai finalis Olimpiade Jaringan MikroTik. Tri Yulianto Nugroho, guru pendamping, turut membagikan cerita mengenai strategi menuju babak final ini: “Persiapannya memang lebih intens dari OJM tahun lalu, jadi yang membimbing bukan hanya saya tapi juga beberapa alumni. Karena setiap tahunnya di OJM pasti ada saja hal yang mengejutkan dan tidak bisa diprediksi.” Tri Yulianto Nugroho juga berharap ke depannya OJM bisa menjaring lebih banyak lagi SMK di Indonesia untuk bisa belajar langsung dan mengukur kemampuan mereka di sini. Selaras dengan tujuan diadakannya OJM sebagai ajang bergengsi yang secara konsisten melahirkan talenta-talenta unggul dan generasi muda yang berkualitas, siap bersaing, dan inovatif di industri
jaringan nasional maupun global. Pada akhirnya, Citraweb ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pihak yang telah mendukung terlaksananya Olimpiade Jaringan MikroTik 2025. Seluruh rangkaian Grand Final OJM 2025 bisa disaksikan ulang melalui kanal YouTube Mikrotik Indonesia. Sampai jumpa tahun depan!

Tentang Penyelenggara
PT Citraweb Solusi Teknologi adalah perusahaan teknologi jaringan asal Yogyakarta, berdiri sejak
tahun 2000. Sebagai MikroTik Certified Training Center pertama di Asia Pasifik sejak 2004,
Citraweb aktif dalam pelatihan guru, sertifikasi siswa, dan pengembangan laboratorium jaringan di
SMK seluruh Indonesia. Citraweb juga menjadi penyelenggara berbagai program edukatif dan
sertifikasi resmi MikroTik untuk mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini