Walau Imbang 1-1, PSS Sleman Tetap Unggul di Pool Position
Janji Miroslov Janu, Pelatih PSM Makasar untuk merebut satu poin dari PSS Sleman terpenuhi. Pada menit ke-28 babak kedua yang merupakan lanjutan pertandingan tunda hari sebelumnya pada Kompetisi Divisi Utama (KDU) Ligina X 2003/2004 pada Senin (5/1) pk 08.30 WIB di Stadiun Tridadi Sleman, PSM Makasar sempat unggul 1-0 atas PSS Sleman yang disumbangkan oleh Christian Gonsalez. Namun obsesi pelatih asal Republik Ceko tersebut untuk mengambil angka penuh diganjal oleh tendangan langsung Slamet Riyadi dari PSS Sleman pada menit ke-44 babak kedua.
Gol pertama merupakan tendangan bebas dari Cristian pemain asal Chili tersebut di luar kotak penalti menggunakan kaki kiri. Walau pagar hidup yang dijaga oleh Nugroho Andriyanto, M Soleh, Seto Nurdiantoro, Kahudi W W hingga M Eksan dari garis depan yang turun ke belakang, namun tendangan tersebut tidak terbendung dan hanya membuat Joice Sorongan Kiper PSS Sleman tertegun melihat bola menembus jaring dan menggetarkan jala pasukan Slemania.
Setelah selisih 5 menit dari gol pertama, pelanggaran di luar kotak penalti kembali dilakukan oleh Jufri Samad pemain PSM dengan nomer punggung 24 dan memaksa Aeng Suarlan memberikan kartu kuning. Pelanggaran tersebut memaksa Jaldecir Jesus `Deca` Dos Santos asal Brasil yang sudah dikontrak PSS sejak putaran Ligina IX harus ditandu keluar lapangan yang kemudian digantikan oleh Slamet Riyadi. Nampaknya keputusan wasit tersebut kurang mendapat respon positif dari rekan-rekannya dan terlihat kerumunan pemain kesebelasan Angin Mamiri. Akhirnya Aeng mengeluarkan kartu merah pada menit ke-33 babak kedua kepada Jufri karena sudah mendapatkan kartu kuning dan memaksanya untuk keluar melihat rekan yang lain bermain dari pinggir lapangan.
Dengan berkurangnya satu pemain dari pasukan PSM dengan seragam merah-merah berarti memberikan peluang lebih besar pada PSS untuk 15 menit ke depan untuk menyamakan kedudukan. Namun tendangan bebas tersebut tidak digunakan secara maksimal oleh M Eksan dan Anderson Da Silva untuk mengejar ketinggalan sehingga hanya memberikan tendangan sudut ke-7 bagi PSS.
Kemudian diawali dengan tendangan sudut ke-8 dari PSS oleh Muhamad Ansori yang membuat gawang PSM berbahaya namun dapat digagalkan oleh Budiman Buswir kiper PSM. Melihat peluang bola lepas di depan gawang membuat Slamet Riyadi tidak menyianyiakan kesempatan tersebut untuk melontarkan tendangan langsung sehingga merubah kedudukan 1-1 pada menit ke-44 babak kedua. Gol tersebut disambut girang oleh Bala Slemania di dalam Stadiun Tridadi.
"Walau angka yang dihasilkan seri namun di pool position lebih bagus dan banyak yang diperoleh oleh PSS. Kerjasama dan disiplin sudah bagus dari tim hanya saja anak-anak sempat terpancing permainan keras PSM sehinga terjadi permainan yang tidak enak, bola jadi mati," ucap Daniel J Roekito Pelatih PSS Sleman saat ditemui wartawan seusai pertandingan. Daniel menambahkan bahwa permainan timnya tadi menjadi tidak benar pada saat tendangan langsung dari Cristian, bola tidak sama sekali menyentuh pagar betis. Sedangkan Miroslov tidak memberikan komentar apa pun atas pertandingan yang baru saja usai.



Kirim Komentar