Pemerintah Kota Yogyakarta-Seoul Jalin Berbagai Kerjasama
KERJASAMA ANTARA DUA KOTA : Yogyakarta dan Gangbuk-gu Korea Selatan, meliputi berbagai bidang pemerintahan, antara lain bidang administrasi publik, ekonomi, pariwisata, pendidikan dan budaya. Kerjasama ini didahului dengan penandatangani Letter of Intent (LOI) Rabu (14/1) yang ditandatangani Walikota Yogyakarta , Herry Zudianto dan Walikota Kota Gangbuk-gu Seoul Korea Selatan, Kim-Hyun Pung, di ruang utama atas Balaikota Yogyakarta.
Herry Zudianto mengatakan kerja sama antara kedua kota ini meliputi 4 bidang yakni bidang ekonomi, administrasi publik, budaya dan pendidikan. "Saya berharap adanya kerjasama ini pemerintah kota Yogyakarta mendapatkan banyak inspirasi dari bangsa Korea, khususnya masyarakat Gangbuk-gu sehingga pemerintah kota Yogyakarta akan bisa terus bersama masyarakat Yogyakarta meningkatkan kesejahteraannya dengan berbagai alternatif metode," tukasnya kepada wartawan di sela penandatangan tersebut.
Selain itu seiring dengan Otonomi Daerah, Pemkot Yogyakarta akan mengadakan inovasi di bidang birokrasi dalam arti meningkatkan kapasitas bangunan dan meningkatkan administrasi publik yang akan diterapkan melalui manajemen publik servis yang baru. "Fungsinya nanti berupa pelayanan dan keterlibatan masyarakat menjadi prioritas," tambahnya. Sedangkan untuk bidang ekonomi, Pemkot Yogya akan banyak belajar bagaimana inovasi program pemberdayaan masyarakat di dalam pembangunan. "Karena diketahui struktur masyarakat di Korea, kelas menengah atau pengusaha kecil dan menengah menjadi tulang punggung perekonomian, juga di bidang lain seperti budaya dan pendidikan harus dipegang teguh tidak boleh hilang. Sesungguhnya keunggulan kita di bidang budaya ini harus dibanggakan oleh masyarakat kota Yogyakarta," tegasnya.
"Jalinan kerja sama kedua kota ini dapat dilanjutkan dengan penandatanganan MOU yang akan dilaksanakan di Gangbuk-gu, Seoul, Korea Selatan, bulan April 2004 mendatang," tukas Walikota Kota Gangbuk-gu. Ia menambahkan, berbeda dengan di Yogyakarta, jika ingin melakukan kegiatan olahraga ringan, depan rumah tidak berupa tanah namun sudah diratakan dengan konblok. "Di sana masih tanah, jadi kalau pagi hujan tentunya tanahnya becek," terangnya sembari memperhatikan kelebihan lain yang tidak terdapat di daerah asalnya.
Staf Ahli Bidang Hubungan Kerjasama Luar Negeri, George Iwan Marantika menjelaskan bahwa kerja sama PemKot Yogyakarta ini merupakan sebuah peluang yang luar biasa dan dapat mengarahkan Yogyakarta untuk go-international. "Untuk ke depan Pak Herry sudah menyiapkan kerja sama yang lebih banyak lagi, karena ini sangat menguntungkan bagi Kota Yogyakarta. Kedatangan Pemerintah Kota Gangbuk-gu kali ini akan melihat Yogyakarta dan diharapkan dalam waktu dekat ini dilanjutkan dengan penandatangan MOU antara kedua pemerintah kota," ungkapnya.



Kirim Komentar