Sultan HB X Buka Festival Keraton Nusantara IV

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

FESTIVAL KERATON NUSANTARA DISELENGGARAKAN DI YOGYAKARTA sebagai tuan rumah, dengan tema "Nusantara Taman Dunia", yang sebelumnya dilaksanakan di Kutai, Kertanegara Kalimantan Timur pada tahun 2002. Festival yang bermaskotkan Prajurit Manggalayudha, dibuka di Pagelaran Keraton Yogyakarta Rabu (21/1) malam, tampak hadir Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY sekaligus raja Keraton Ngayogyakarto didampingi GKR Hemas. Dalam sambutannya, Sultan menegaskan bahwa FKN sudah berlangsung selama tiga belas tahun lalu dengan maksud untuk melestarikan budaya-budaya bangsa.

"Alasan keraton dijadikan fokus pelestarian mengacu pada perjalanan sejarah pada masa silam terlepas dari atribut-atribut sosial-politik, keraton adalah pusat pengembangan budaya lokal bahkan menjadi tempat atau sumber keteladanan dan kearifan lokal," ucap Ngarso Dalem. Prakarsa melestarikan warisan budaya, menurut Sultan bukan merupakan usaha yang bersifat elitis.

"Melestarikan budaya bukan merupakan usaha yang bersifat elitis apalagi untuk membangkitkan feodalisme. Pelestarian budaya adalah upaya memelihara dan melindungi aset bangsa agar kita dapat memajukan bangsa ini dengan pembangunan yang lebih berbudaya," terang Sultan. Ia menambahkan bahwa pada saat ini mulai dari urbanisasi, modernisasi hingga globalisasi serta tumbuhnya kota industri telah mengancam keberadaan warisan budaya bangsa. "Banyak warisan budaya yang berupa artefak yang mengalami kerusakan dan perusakan yang memprihatinkan dan lebih parah lagi tidak ada yang merasa bertanggung jawab harus menjaga dan memeliharanya," tegasnya.

Sultan melanjutkan, perlu ditingkatkannya kesadaran untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa. Kegiatan pokok FKN akan dimulai sejak Selasa (26/9) hingga Jumat (29/9) mendatang. Materi kegiatan yang akan mewarnai festival tersebut diantaranya pameran seni dan budaya serta dialog budaya. Penyelenggaraan FKN tiap dua tahun tersebut bagi Sultan merupakan waktu yang tidak terlalu lama dan cepat. "Jangan sampai muncul kejenuhan dalam masyarakat sehingga rasa memiliki dan memelihara nilai budaya tersebut tidak timbul dalam diri tiap orang. Saya berharap agar ini menjadi suatu kesadaran tersendiri bagi masyarakat untuk tetap memperhatikan kekayaan seni-budaya yang bangsa ini miliki," tegasnya.

Tampak pula hadir pada malam ini, selain tamu-tamu undangan dari Pemerintah DIY juga hadir tamu dari Pengageng Keraton se-Jawa diantaranya Surakarta, Cirebon dan Sumedang.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM



    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini