Yogyakarta Masih Kekurangan Bak Sampah
KURANGNYA BAK PENAMPUNGAN SAMPAH DI YOGYAKARTA masih terasa dengan banyaknya sampah yang berserakan di jalan, terlepas dari perilaku masyarakat yang masih suka buang sampah sembarangan. Setelah beberapa waktu melakukan tindakan tegas bagi para pembuang sampah, secara berkala Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (DKKP) melakukan penambahan tempat sampah dibeberapa lokasi baru.
Kepala DKKP, Ir Siti Subaryati saat ditemui wartawan Selasa (10/2) setelah melakukan penyerahan bantuan bak sampah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY mengatakan bahwa untuk dalam jarak tertentu pada tiang listrik yang terdapat di jalan-jalan harus disertai dengan tong sampah.
Walau sudah dilakukan pencanangan `Jogja Resik City`, namun juga diperlukan sarana dan prasarana yang memadai sehingga tidak terjadi jetleg antara konsep dengan praktik di lapangan nantinya. "Kota masih perlu bak sampah minimal 1000 buah lagi yang akan dipasang pada sudut-sudut kota, juga masyarakat mau membuang sampah pada tempatnya," ucapnya. Tidak dijelaskan apakah publikasi program kebersihan dan partisipasi aktif telah sampai pada level masyarakat terendah.
Subaryati mengemukakan, jumlah tiang listrik yang didata oleh DKKP sebanyak 4164 buah tiang listrik. "Berarti sudah dapat diperkirakan bawa bak sampah yang diperlukan mencapai 2 ribu tempat sampah. Memang pemasangannya secara bertahap dengan 1000 buah sebagai tahap pertama belum lagi dengan menggantikan tong sampah yang sudah rusak karena perlakuan yang kurang baik dari para penggunanya. Ada tipe tong sampah dari aluminium, yang seharusnya hanya meletakkan sampah di situ tapi masyarakat membakar sampah disitu sehingga tongnya meleleh," tuturnya.
Baginya, untuk mendapatkan target tempat sampah sesuai waktu maka tentunya perlu keterlibatan pihak ketiga sebagai penyandang dana. Secara gamblang Subaryati mengatakan bahwa salah satu pihak yang ikut serta dalam program tersebut ialah BPD DIY. Pihak BPD DIY sendiri memberikan sumbangan bak sampah sebanyak 40 buah yang kedepannya akan diberikan pada 21 Puskemas dan 14 Kecamatan yang ada di Yogyakarta.
Dengan nominal sebesar Rp 15 juta, sumbangan diberikan langsung oleh Direktur Pemasaran BPD DIY, Sulcha Prihasti, sedangkan dari pihak Pemkot diwakili oleh Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto dengan didampingi oleh Wali Walikota Yogyakarta serta Kepala DKKP Yogyakarta.



Kirim Komentar