350 Anak se-Indonesia Dalam Konggres Anak di Yogyakarta

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

KOTA YOGYAKARTA MENJADI TUAN RUMAH PENYELENGGARAAN KONGGRES ANAK IV pada tahun 2004 ini setelah sebelumnya Kongres Anak (KA) III di Bali 2003. Kegiatan yang akan diselenggarakan sejak (18/2) hingga (21/2) mendatang tersebut dipusatkan pada dua tempat yaitu Hotel Bronto dan Pasca Sarjana AMI Yogyakarta. Wakil Ketua Pelaksana Harian KA IV, Ny Untaryo didampingi oleh BRAy Prabukusumo kepada wartawan, mengatakan bahwa kongres tersebut akan dibuka oleh Wakil Presiden RI, Hamzah Haz.

Menurut rencana, KA IV akan dihadiri oleh 350 anak dari seluruh Indonesia dengan perincian 10 anak untuk tiap provinsi beserta 1 pendamping. Selama kongres tersebut, akan dilakukan beberapa program kerja seperti membuat rekomendasi dan deklarasi yang akan dilanjutkan pada KA V tahun depan.

"Dari kongres tersebut akan dipilih 5 anak yang akan mewakili Indonesia jika terdapat acara-acara internasional mengenai anak di luar negeri," ucap Untaryo. Ia menambahkan, juga dibahas mengenai orang tua yang ideal hingga pendidikan dan kesehatan yang layak versi anak. "Ini menjadi suatu hal yang menarik karena mereka mampu merumuskan sesuatu yang menjadi acuan baku bagi anak-anak," tuturnya.

Anak-anak yang menghadiri kongres dibatasi umurnya dari 13 - 18 tahun saja. "Pemilihan umur ini sangat tepat karena mereka masih kental dengan dunianya dan tentunya akan dilakukan diskusi-diskusi antar mereka dan melibatkan para pakar pula," terangnya. Selain melakukan kongres, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat pariwisata yang ada di Yogyakarta seperti Keraton Ngayogyakarta, Museum Dirgantara, UGM, Kasongan, Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Dengan kolaborasi antara Komnas Perlindungan Anak (KPA), Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan Konsorsium Kongres Perlindungan Anak (KKPA), tiga lembaga tersebut secara tegas mendukung kongres yang selalu diadakan untuk perkembangan dan kemajuan anak-anak di Indonesia. Selain orangtua, keluarga, dan masyarakat, penyelenggaraan perlindungan anak juga merupakan bagian dari tanggung jawab dan kewajiban pemerintah dan aparatur negara. Oleh sebab itu, peran serta masyarakat diharapkan mendukung ketiga lembaga tersebut dengan mengangkat basis keluarga dan komunitas.

Rangkain kegiatan selama kongres berupa Roadshow Sosialisasi "Gebyar", Dialog dengan Menteri RI dan Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY, Penampilan Teatrikal Ekspresif, Gelar Seni Anak, Mimbar Demokrasi Anak dan Testimoni Anak Korban serta Malam Budaya Anak.

Pihak Pemerintah Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Syukri mengatakan bahwa pihak mereka siap dan bersedia mendukung segala rangkaian yang diselenggarakan oleh KA mendatang. Disela-sela rangkaian kegiatan yang begitu padat juga terdapat dialog antara peserta kongres dengan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto dan Syukri mengenai permasalahan yang dihadapi kota Yogyakarta hingga menjaga serta melestarikan budaya yang selama ini ada.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini