10 Anak Bangsa Mewakili Indonesia di Forum Anak Dunia

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

Memasuki hari ketiga, semangat anak-anak yang berasal dari berbagai propinsi di Indonesia masih sama ketika Kongres Anak Indonesia (KAI) IV Yogyakarta pertama kali dibuka. Kegembiraan dan keriangan mereka menjadi obat kelelahan karena 350 anak yang berkumpul di Gedung Pasca Sarjana AMI Yogyakarta selama 3 hari mewaikili rekan-rekanya yang berada di daerah masing-masing.

KAI sendiri sudah berlangsung sejak Rabu (18/2) pagi dan akan berakhir pada Sabtu (21/2) mendatang dengan rentetan perjalanan ke tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta seperti Museum Keraton Yogyakarta, Kasongan dan Candi Borobudur. Penutupan KAI dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan, Sri Rejeki Sumaryoto SH dan masing-masing daerah sebanyak 18 propinsi mengenakan pakaian daerah masing-masing. Siang harinya, diisi dengan dialog yang menghadirkan Hadi Poernomo Dirjen Pajak RI, Pudji Astuti Departemen Sosial (Depsos) RI, Hazrul Departemen Kesehatan (Depkes) RI dan dialog tersebut dipimpin langsung oleh Kak DR Seto Mulyadi Ketua Komnas Perlindungan Anak.

Hadi mengatakan bahwa pajak merupakan salah satu faktor pendorong pembangunan nasional dan kurang lebih dari 80% APBN dibiayai dari pendapatan sektor pajak. "Fasilitas sosial seperti rumah singgah dan bantuan bencana alam merupakan salah satu peran Depsos dalam memberikan pelayanan kepada publik," tukas Astuti. Sedangkan Hazrul dari Depkes menyatakan bahwa produk-produk kesehatan seperti karu sehat merupakan bukti pelayanan kepada masyarakat termasuk anak-anak terlantar dan rakyat miskin.

KAI IV menghasilkan Duta Anak Indonesia dengan membaginya menjadi 5 bagian duta anak menjadi Duta Anak Indonesia Bidang (DAIB) Pendidikan diwakili oleh Paramitha (Jatim) dan Syarifah Amelia (Bangka Belitung) dan DAIB Kesehatan dipercayakan kepada Amelia Nanda Sari (Lampung) serta Abdul Haris Agam dari Sulsel. "Annisa Zaendar (Banten) dan Ayu Sri Redjeki W (Batam) untuk DAIB Partisipasi serta Shandy Satya (DIY) dan Nuril Annisa (NAD) sebagai DAIB Perlindungan Khusus," tukas Tegus Raharja selaku Ketua Sidang didampingi sekretaris Esti Maryanti Epaenim dan anggota Jaka Arya Sakti. Mereka bertiga mengungkapkan bahwa untuk DAIB Jaringan Anak dipercayakan kepada Puja Aditya (Jabar) dan Lili Oktaria (Sumbar).

RAPAT PARIPURNA yang berakhir pada 15.00 WIB menghasilkan keputusan tentang tempat penyelenggaraan KAI V dan mengesahkan Batam sebagai tuan rumah Kongres Anak Indonesia ke V yang akan diselenggarakan pada tahun 2005. "Hasil sidang komisi deklarasi pada hari Kamis (19/2) menghasilkan 14 pasal dan diantaranya berupa menuntut terbentuknya kementrian khusus anak dan menentang penyalahgunaan anak dalam bentuk apapun untuk kepentingan partai politik," ucap Teguh. Esti dan Jaka menambahkan, menghimbau kepada semua pihak untuk agar memanfaatkan sumber daya alam secara efektif, efisien dan proporsional serta mengharapkan agar lebih merealisasikan Undang-Undang Anak No 23 / 2002.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini