Urban Design Untuk Mengatasi Konflik Ruang Publik
RAGAM KEGIATAN MASYARAKAT DAN KOMUNITAS PADA RUANG PUBLIK seringkali menyebabkan terjadinya konflik dan benturan kepentingan yang berbeda dan akhirnya berkembang menjadi pertentangan yang sangat kompleks. Konflik yang paling pelik bila dikaitkan dengan sifat ruang yang terbagi atas ruang publik dan ruang privat adalah ketika ruang publik diambil secara serabutan untuk dijadikan ruang privat oleh sekelompok orang saja. Sebut saja hilangnya taman kota yang digantikan oleh areal komersial, dipakainya jalur pejalan kaki sebagai tempat berjualan kaki lima, pemasangan reklame yang mengganggu hingga aksesibilitas ruang publik yang tidak diperhatikan.
Sementara itu, upaya-upaya yang dilakukan banyak pihak untuk mengatasi konflik tersebut hingga sekarang ini sepertinya belum juga terealisasi dengan baik. Padahal bila ingin permasalahan tersebut selesai diperlukan upaya yang terpadu untuk memandang tingginya kebutuhan ruang di suatu kawasan serta berbagai kepentingan yang dilatarbelakangi penggunaaan ruang publik tersebut. Upaya tersebut akan berhasil bila dilakukan dengan manajemen terpadu, baik untuk menyelaraskan ketersediaan dan keberadaan ruang publik dengan pemanfaatannya demi kepentingan seluruh anggota masyarakat. Desain kawasan yang baik akan dapat menjamin keserasian tatanan massa dan ruang, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan baik tanpa adanya konflik kepentingan yang tidak terkendali.
Oleh karena itu, Magister Desain Kawasan Binaan, Program Pascasarjana, Universitas Gajah Mada mengadakan seminar internasional, simposium nasional, pameran, saresehan, dan workshop "Urban Design 2004" yang bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya urban design di Indonesia, sehingga masyarakat pada umumnya dan kalangan pemegang keputusan pada khususnya dapat mengerti dan memahami peran Urban Design dalam proses penataan dan perancangan kawasan perkotaan yang baik.
Diharapkan dari kegiatan tersebut akan diperoleh banyak manfaat, seperti pemahaman berbagai konflik yang terjadi di ruang publik, perolehan ide-ide desain pengembangan kawasan perkotaan, terjalinya hubungan kerja sama anatar kalangan akademis, praltisi dan birokrat serta mempertajam kepekaan terhadap berbagi permasalahan di ruang publik dari aspek-aspek ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, iklim dan lain sebagainya.
Berbagai kegiatan yang berlangsung mulai 1 Maret hingga 7 Maret 2004 tersebut diselenggarakan di Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Gajah Mada, Jl. Grafika Utara. Pembicara yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut antara lain Prof. Narumi Kunihiro (Osaka University, Jepang), Ass. Prof. Sawaki Masanori (Osaka University, Jepang), Prof. Sittiporn Piromuen (Silpakom University, Thailand), Puan Sumarni Ismael (University Putra Malayasia, Malaysia), Prof. Syed Zainol Abidin Idid (University Teknologi Malaysia, Malaysia), Prof. Dr. Ir. M Danisworo (Institut Teknologi Bandung, Indonesia), H. Herry Zudianto, SE,Akt,MM (Major of Yogyakarta), Mr. Katief Malangyudo (Mayor Director of PERUMNAS), Ir. Ikaputra, M.Eng.Ph.D (UGM, Indonesia), Ir. Laretna T Adishakti, M.Arch,Ph.D (UGM< Indonesia), Ir. Bambang Hari Wibisono,MUP,MSc,Ph.D (UGM, Indonesia), Dr. Ir. Budi Prayitno,M.Eng (UGM, Indonesia) dan Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch (UGM< Indonesia).
Sementara para peserta seminar dan simposium tersebut diharapkan datang dari berbagai pihak, seperti para bupati dan walikota, pemerhati masalah perkotaan, praktisi atau pelaku pembangunan serta dosen dan para mahasiswa. Untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut para peserta dipungut kontribusi sebesar 200 $ USD( non resident), Rp. 250.000,00 (resident) dan Rp. 50.000,00 (mahasiswa).
Selama satu minggu (1-7/03), kegiatannya akan meliputi diskusi dengan tema City, Water and Architecture yang disampaikan oleh Dr. Ir. Budi Prayitno,M.Eng., diskusi dengan tema "Manajemen Konflik di Ruang Publik" yang disampaikan KERUPUK, Workshop on City Lighting, diskusi dengan tema "Public Space as A Strategic Element for Revitalizion", Internasional Seminar dan National Symposium.



Kirim Komentar