CineLIP : Baran, Sebuah Kisah Pengorbanan Pekerja Bangunan di Irak

Oleh : setya hadi nugroho / Senin, 00 0000 00:00

Dengan tema puisi dalam gambar, CineLIP pada bulan Maret ini akan memutarkan lima judul film yang berjudul Baran, Cinema Paradiso, Bleu, La Couleur du Paradis dan Halfaouine. Diawali dengan pemutaran film secara regular di Lembaga Indonesia Perancis, Jalan Sagan No 3 Yogyakarta, minggu pertama bulan Maret ini dibuka dengan pemutaran film berjudul Baran. Sekalipun penonton tidak sebanyak pada pemutaran film di bulan yang lalu, namun antusiasme penonton untuk menikmati film tidaklah menurun. Dengan durasi tidak lebih dari 2 jam, seperti film-film pilihan CineLIP biasanya.

Film yang dibuat tahun 2001 ini mengisahkan konflik yang terjadi di Afganistan setelah perang usai. Keadaan geografis Afganistan dan Irak yang berdekatan menjadikan banyak ribuan keluarga meninggalkan Afganistan dan eksodus ke Irak. Nyatanya kehidupan di Irak juga tak kalah sulitnya, terutama dalam hal mencari penghidupan. Fenomena pekerja ilegal pun bukan hanya terjadi di Indonesia dan mengundang konflik dengan negara tetangga. Hal ini juga terjadi di Irak.

Di salah satu pengerjaan konstrusi bagunan di Teheran, Lateef (Hoseein Abedini) salah seorang yang bekerja di sana jatuh dari ketinggian. Konflik cerita mulai dari sini, ketika kemudian Rahmat (Zahra Bahrami) seorang anak perempuannya akan menggantikannya bekerja di tempat yang sama. Karena pekerja bangunan diharuskan lelaki, Rahmat pun akhirnya berdandan layaknya lelaki agar tetap bisa mendapatkan penghidupan yang layak. Namun malang tak dapat ditolak, manajer lokasi konstruksi, Memar (Mohammad Amir Naji) mengetahuinya karena perbagai peristiwa terutama karena Rahmat sangat sensual ketika menyisir rambutnya. Akhirnya Memar memberikan sebuah pekerjaan domestik perempuan, di dapur, menyediakan keperluan logistik bagi para pekerja.

Kepiawaian Majid Majidi dalam membuat film ini memang tidak perlu lagi diragukan lagi. Setelah ia memproduksi "Chidren of Heaven" pada tahun 1997 dan kemudian "The Color of Paradise", dia pun berhasil membuat "Baran" yang merupakan film ketiganya. Baran merupakan film yang memang layak ditonton oleh khalayak ramai karena memang mengandung muatan sosial, tentang kerja buruh dan problematikanya. Sehingga layak pula Baran berhasil mendapatkan penghargaan dalam Montreal Film Festival dalam kategori Best Picture di tahun 2001. Karya Majid Majidi berjudul "Color of Paradise" akan segera kita saksikan di minggu ketiga bulan ini, salah satu film yang konon gagal mendapatkan perhatian dan simpati penonton film di Amerika.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini