"Music Without Drugs" Tepis Anggapan Musik Identik Narkoba
"MUSIC WITHOUT DRUGS" menjadi sajian pertunjukan seni musik yang sangat menarik dengan kemasan musik klasik dan non-klasik dalam satu kesempatan dari Akademi Musik Anima Musik Indonesia (AMI). Acara yang mampu menghibur penonton dari berbagai kalangan ini, digelar sore kemarin (7/3) pukul 16.00 WIB di Purna Budaya Bulaksumur Yogyakarta.
Sesion pertama yang membuka acara musik tanpa narkoba ini yaitu dengan classic performance dari kwartet gitar dan flute dengan empat pemain yang membawakan reportoar "Etude no. 5 From Flute Etude Studies" karya Giuseppe Garibaldi yang diaransemen Enrico Gultom, serta "Minuetto" oleh Franz Joseph Haydn dengan transkripsi Enrico.
Petikan gitar serta tiupan flute yang mampu menghanyutkan suasana tersebut disusul dengan penampilan trio gitar dengan alunan "When You Wish Upon a Star" serta "The Way We Were". Suasana romantis juga terasa dalam acara tersebut, dengan hadirnya para penonton yang tampak berpasang-pasangan. Akhirnya masih dengan alat musik petik duet gitar dan solo gitar disuguhkan kembali untuk membuai penonton. Sesion pertama musik klasik dalam musik without drugs ditutup dengan penampilan dari strings quintet yang dapat menghangatkan suasana sore di Kota Gudeg yang diguyur hujan deras.
Setelah setengah jam istirahat, pukul 18.30 WIB kembali disajikan dengan "Music Without Drugs" sesion ke dua, yaitu non-klasik. Di session ini berbagai alat musik digunakan seperti biola, kontra bass, ketipung, gong, piano dan masih banyak alat musik lainnya. Lagu "Hotel California" yang dibawakan oleh Anima Coustic yang merupakan gabungan mahasiswa Anima ini membuka sesion kedua. Alunan musik yang menarik terus disuguhkan, yaitu dengan dimeriahkan penampilan Casava Kits, Duet Piano & Biola, Tuk-tuk`in Ansamble, Splinter Shine, Guru nan Bijak, Para Murid serta Wa-ha-ha.
Dalam kesempatan kali ini juga, Direktur Akademi Musik Anima Musik Indonesia Dr. Tryono Bramantyo, hadir dengan memberikan wejangan kepada anak didiknya, bahwa dengan belajar dan berlatih musik dengan serius maka masa depan akan cerah dengan menggelar predikat musisi. Dengan bermain musik maka dapat memberikan hiburan serta kesegaran jiwa bagi masyarakat luas.
Lagu "Save Me" dan "I Want to Break Feast" dari Queen Line Band akhirnya menutup acara "Music Without Drugs". Menurut salah satu musisi yang tampil petang itu Joshua, even ini juga sebagai kesempatan menepis anggapan masyarakat akan pertunjukan musik yang identik narkoba, bahwa dengan tema ini mereka menunjukkan kreatifitas mereka dihasilkan tanpa narkoba.



Kirim Komentar