Ramadhani Tampilkan Gaya Busana Ringan

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

PENAMPILAN RAMADHANI & ME DALAM CATWALK SHOW yang diadakan di Bogey`s Teras Hyatt Regency Yogyakarta tampak berbeda dengan even-even catwalk maupun rancangan yang ia pernah tampilkan. Bersama Glam Models, semua rancangan yang disiapkan Ramadhani tampil maksimal dengan mengusung tema "A Walk in the Clouds" yang terinspirasi dari lagu "Negeri di Awan" milik Katon Bagaskara.

"Sebetulnya idenya itu dari lagu milik Katon `Negeri di Awan`, dengan meletakkan ide yang berbau ringan, tipis, nyaman dan begitu enak di mata ketika dipakai siapa saja," tukasnya. Ramadhani sengaja memasangkan warna-warna pastel yang memiliki intensitas warna yang begitu kuat seperti merah, pink, emas, biru hingga putih. "Memang kita harus jeli jika sudah bicara tentang warna, rasa nyaman sampai sifat elegan yang dibawa masing-masing rancangan," tambahnya.

Rancangan yang diperagakan oleh lima model perempuan dari Glam Models dan 2 pria dari Ramadhani sendiri didesain dengan memberikan potongan serong agar volumenya padat dan kain terasa melambai. "Yang jelas fungsinya itu untuk segala suasana, bisa dari casual, cocktail hingga evening ware, jadi kita gak harus bingung karena rancangan ini bisa dipakai dalam kondisi dan acara apapun yang kita mau," tukasnya. Konsep inilah yang mendorong pemilik nama lengkap Ramadhani Abdulkadir untuk menekankan pada fungsi dan daya pakainya.

Ketika ditanya GudegNet mengapa memilih tema "A Walk in the Clouds", Ramadhani nampak sedikit kaget dan mengatakan bahwa pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sulit dan sangat dalam. Ramadani masih terlihat tertawa ringan dan saat disusul dengan pertanyaan lanjutan kenapa tidak memilih tema yang lain dengan berkaitan dengan Katon dengan segudang lagunya Ramadhani sudah mempersiapkan jawabannya. "Sebetulnya saya juga gak tahu kok Katon juga menampilkan tema yang sama dengan konsep saya," ujarnya. Ramadhani melihat bahwa konsepnya kali ini sangat berbeda sekali dan kebetulan klop dengan dengan even Katon.

Belum lepas dari tawa canda ringannya itu, desainer yang bergabung dengan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) dengan bahan dari Chiffon, Silk, Linen, Satin hingga Cotton, menambahkan bahwa busana atau rancangan yang dibuat harus bersifat eyecatching atau menyita perhatian orang lain. "Menyita perhatian itu tidak berkonotasi negatif lho, tapi dapat menarik perhatian orang lain untuk melihat busana tersebut dengan enak dimata dan begitu ringan ketika dipandang. Yah gitu lah yang jelas semua orang bisa suka," terangnya.

Catwalk-nya sendiri dilakukan pada Minggu (21/3) malam dengan gunsmoke yang menambah suasana seperti di negeri awan. Model dengan busana yang melenggak-lenggok di atas panggung terlihat begitu ceria dan ringan saat memamerkan karya rancang. Ramadhani juga bercerita bahwa ia juga punya pengalaman yang sama ketika menampilkan rancangannya ketika satu panggung dengan Ratu. Duo backing vokal Dewa ini mengenakan pakaian hitam dan secara kebetulan rancangannya juga dominan warna hitam.

Dalam perbincangan ringan dengan GudegNet di hari Senin (22/3) malam, Ramadhani begitu senang karena semua penonton bisa menerima rancangannya apalagi matching dengan tema yang diusung oleh volakis KLA Project ini. "Kompetisi antara para desainer juga terus bergulir dan gimana kita bisa menarik perhatian masyarakat melalui rancangan yang kita buat. Doain aja ya mas semuanya lancar-lancar aja," sambil mengakhiri obrolan dengan GudegNet.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini