Putar Film BBY : "Oscar Jack Nicholson Lewat Akting Menjijikkan"
JACK NICHOLSON ADALAH PIALA OSCAR. Di mana Jack Nicholson bermain film pastilah Piala Oscar akan digenggamnya. Sebut saja dalam film "Term Of Endearment" (1984), "Few Good Men" (1993), dan "As Good As It Gets" (1997), dengan gelar aktor terbaik selalu disandangnya. Belum lagi penghargaan ketika ia dinominasikan best actor dalam film "About Schidmt" (1994) dan ketika ia memperoleh penghargaan dari American Film Institute Life Achievement Award. Bahkan pada Oktober 1997, oleh majalah Empire Magazine (UK) Jack dinobatkan sebagai "The Top 100 Movie Stars of All Time" di rangking enam dan memperoleh penghargaan dari John F. Kennedy Center Honors tahun 2001.
Sederet penghargaan tersebut Jack peroleh karena akting menawan yang selalu ditunjukkannya dalam tiap-tiap film yang dibintanginya. Sebut saja "As Good As It Gets" yang diputar semalam (30/4) di Bentara Budaya, Jl. Suroto 2 Kotabaru dalam putar film aktor-aktris terbaik bulan ini. Dalam film drama komedi yang disutradarai James L Brooks tersebut, Jack juga mengantarkan lawan mainnya, Helen Hunt menyandang gelar aktris terbaik dan Greg Kinnear sebagai nominator aktor pendukung terbaik dalam ajang Academy Awards. Seperti halnya ketika ia mengantarkan Louise Fletcher dalam film "One Flew Over the Cuckoo`s Nest" dan Shirley MacLaine dalam film "Terms of Endearment" menjadi best actress di tahun-tahun sebelumnya.
Aktor penggila klub basket Los Angeles Lakers ini dalam film "As Good As It Gets" berperan sebagai Melvin Udall, seorang penulis novel romatis setengah baya yang pemarah, fanatik, defensif dan obsesif-kompulsif. dalam kesehariannya, Melvin selalu mencemooh orang lain dengan kata-kata jorok. Bahkan untuk urusan makanpun dia selalu diributkan dengan menggunakan alat makan plastik di restoran favoritnya karena merasa jijik dengan alat makan di restoran tersebut. Kelihatan sekali Melvin menderita semacam gangguan jiwa karena sifat-sifatnya tersebut.
Suatu hari tetangga apartemennya, Simon (Greg Kinnear) seorang artis gay yang hidup hanya dengan anjingnya kedapatan dirampok dan dihajar secara sadis hingga harus masuk rumah sakit. Akibatnya Melvin yang jarang sekali bersosialisai secara baik dan selalu mengolok-olok dan jijik pada Simon yang berperilaku seks menyimpang tersebut dengan terpaksa dimintai tolong menjaga anjingnya oleh Frank (Cuba Gooding Jr.), seorang agen lukisan. Sontak saja kehidupan Melvin berubah total karena menjadi penjaga anjing. Ditambah lagi ada seorang waitress muda beranak satu, Carol (Helent Hunt) yang terinspirasi dan mulai jatuh cinta dengannya.
Kejadian-kejadian lucu dan naif pun terjadi di antara pasangan berbeda umur tersebut dalam mengapresiasikan cinta mereka berdua karena sifat yang saling bertolak belakang. Bahkan si gay Simon yang merasa rendah diri karena kelainannya tersebut akhirnya menyadari bahwa karakternya tersebut bukanlah sebuah dosa yang harus ditutupi. Akhirnya dari film yang atmosphernya penuh dengan kritik-kritik pedas ini seperti menyadarkan kita betapa sebagai manusia tidak boleh semena-mena menghina sesama karena bagaimanapun kita harus saling menghormati dan mengerti seseorang siapapun dan bagiamanapun keadaannya.



Kirim Komentar