Sampoerna Hijau Voli Proliga 2004 : "Putra Jakarta Monas DKI Masuk 4 Besar"

Oleh : anton / Senin, 00 0000 00:00

TIM PUTRA JAKARTA MONAS BANK DIKA KEMBALI MENANG 3-0 melawan Bandung Telkomsel pada kompetisi bolavoli antar klub se-Indonesia Sampoerna Hijau Voli Proliga 2004 hari kedua turnamen (1/5) di GOR Among Rogo Yogyakarta. Kemenangan tersebut mengukuhkan Eddy Hartono dkk masuk ke-4 besar tim-tim yang melaju ke putaran selanjutnya. Dengan mengandalkan para pemain seperti Andri Widiatmoko, Koko Prsetyo, Erwin Rusni, Eddy Hartono, Abdul Barry, Agus Setyawan, Dwi Suharyono, Dwi Dharma, Wahyu Murti, Bambang Nurcahyo (libero), dan satu pemain asing Marcelo Baretto dari set pertama sudah memimpin pertandingan. Dengan selisih 7 angka (25 - 18).

Lewat reli-reli panjang, Jakarta Monas yang lebih percaya diri tidak banyak melakukan kesalahan yang berarti seperti yang dilakukan Bandung Telkomsel hingga pada set kedua mereka kembali unggul angka 25-21. Adaptasi Marcelo yang terlihat belum cukup baik tak mengendurkan semangat mereka untuk memenangkan pertandingan di set ketiga. Setelah unggul 2-0, mereka terus menekan Octavian dkk untuk mendapat angka penuh hingga bisa memenangkan pertandingan. Tak sia-sia, walaupun mendapat perlawanan ketat dari Octavian (kapten),Rastoni (tosser), Nick, Alex Bonavia, Hali Haryono, Usep Suparman, Ayi Subarna, Slamet Untung, Asep Supriyatna, Andri Eko, Rusli Hidayat dan Uus Rustansyah akhirnya anak asuhan Nandi Nata tersebut berhasil menang 25-23 karena block-block pemain lawan yang sering terlambat.

Kemenangan tersebut disambut baik oleh pelatih tersebut. "Kami bersyukur bisa lolos 4 besar ke Jakarta," paparnya dalam pada wartawan seusai pertandingan. Namun menurutnya kemenangan tersebut bukanlah akhir dari segalanya dan masih banyak hal yang perlu dibenahi. "Masih ada kekurangan seperti pemain yang masih sering goyah dan kesulitan pada gaya Marcelo yang tidak cocok dengan para pemain lokal hingga belum bisa padu dengan mereka," jelasnya. Karena itulah Nandi berharap hasil yang terbaik di pertandingan selanjutnya.

Sedangkan pelatih Bandung Telkomsel, Dede Hermansyah berkomentar bahwa kekalahan mereka memang sudah diperkirakan sejak awal karena permainan anak didiknya yang kacau. "Kami tidak menunjukkan performa bagus. Dari awal kami banyak melakukan kesalahan, terutama pada penerimaan servis," jelasnya. Karena kesalahan tersebut akhirnya membuat tim lawan bisa membaca kelemahan tim mereka dan membekuk mereka tanpa perlwanan.

Kelemahan lain yang juga dihadapi mereka adalah kurang padunya pemain asing mereka. "Pemain asing perlu adaptasi dengan pemain lokal," paparnya. Karena itulah ia juga berharap kekalahan tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam pertandingan berikutnya untuk bertanding lebih bagus.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini