Pameran Tekstil "Makanan" karya Konomi di KKF
TAK SEPERTI BIASANYA, PAMERAN TEKSTIL DIGELAR dengan menyertakan sebuah performance dan bermacam alat dapur dalam pembukaan pamerannya. Pameran yang menampilkan Keken sebagai pantomime performer dalam acara pembukaan ini diiringi dengan alat-alat musik seperti pisau dapur dengan tatakannya, wajan penggorengan dengan kompor, gelas, alu penumbuk, dan tampah berisi beras. Sebuah pembukaan pameran tekstil bertajuk "Makanan" yang unik itu digelar di Kedai Kebun Forum pada Senin 21 Juni 2004.
Pantomim yang menandai awal pameran ini digelar di ruang pertunjukan di lantai atas. Setelah pantomime selesai, tamu undangan kemudian turun ke bawah untuk melihat pameran yang menampilkan ke-12 karya Konomi Sugahara Karya tekstil yang didominasi dengan warna-warna pastel seperti kuning, hijau muda, pink walaupun ada pula warna coklat dan beraliran khas Jepang ini akan dipamerkan di galeri itu hingga 12 Juli mendatang.
Ide dibuatnya karya tekstil ini adalah hasil pemikiran Konomi tentang ungkapan syukurnya tentang makanan. Dalam budaya Jepang, makanan memiliki nilai-nilai khusus yang mempengaruhi cara pandang Konomi terhadap makanan. Seperti pengakuannya bahwa menurutnya dalam sebutir nasi terdapat tujuh Tuhan di dalamnya. Hal itu membuat orang Jepang takut menyisakan makanan dan sangat berterimakasih kepada orang-orang yang sudah memberi makanan dan menyiapkan makanan.
Konomi Sugahara mempelajari seni tekstil di Selan College of art for Textile di Jepang. Setelah menyaksikan batik di Indonesia pada bulan September 2002, kini ia mempelajari tekstil di institute Seni Indonesia Yogyakarta. Ia telah pula mengikuti beberapa even pameran di Nagoya, Shion, Fukui, Osaka, Kyoto. Di Yogyakarta, beberapa waktu lalu ia sempat pula berpameran di Lembaga Indonesia Perancis (LIP) Yogyakarta.



Kirim Komentar