PSS Sleman Gulung Persik Kediri 3-0
KEMENANGAN UNTUK PSS SLEMAN 3-0 ATAS PERSIK KEDIRI membuat puas para Slemania yang senantiasa mengiringi kesebelasan kebanggaannya selama bertanding baik di kandang maupun tandang. Menempati Stadiun Tridadi Sleman pada Rabu (14/7) sore pk 15.30 WIB, penonton yang berjumlah puluhan ribu orang dari kedua belah pihak tidak pernah surut meneriakkan yel-yel bagi kesebelasan masing-masing. PSS Sleman dengan konstum hijau dan Persik Kediri memilih menggunakan seragam ungu bermain cukup imbang walau di beberapa lini mengalami pasang surut baik dalam penyerangan maupun pertahanan di depan gawang.
Pada babak pertama menit ke-20 dan babak kedua menit ke-66, Marcello Braga menyumbangkan gol bagi timnya. Marcello mendapatkan umpan manis dari Muhammad Ansori dari sektor kiri pertahanan Persik Kediri. Gol ketiga bagi PSS Sleman dilakukan kembali oleh Marcello melalui tendangan pinalti di menit ke-83. Pemain PSS Sleman ini diganjal oleh pemain pertahanan Persik Kediri beberapa kali.
Jalannya pertandingan di babak kedua dalam tempo yang cepat dan keras memaksa wasit bekerja keras untuk tetap mengamankan berjalannya pertandingan. Namun banyak penonton yang meneriaki wasit Syamsul yang dirasa tidak mampu memimpin pertandingan. Menit ke-77 pertandingan sempat terhenti, hal ini bermula ketika Marcello yang berusaha mendekati kotak pinalti lawan diganjal dengan sengaja oleh pemain belakang Persik Kediri tetapi wasit tidak memberikan kartu kuning.
Daniel Roekito Pelatih PSS Sleman merasa sangat kecewa terhadap kepemimpinan wasit Syamsul asal Makasar karena pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan berulang kali oleh pemain Persik Kediri tidak mendapat teguran yang keras dari wasit.
Sebenarnya beberapa peluang emas yang diciptakan melalui kerjasama antara lini tengah dan penyerang PSS Sleman dapat menambah gol bagi kesebelasannya, namun Dewi Fortuna belum berpihak bagi tim asal Sleman ini. Sedangkan pada awal babak pertama, kedua kesebelasan mencari titik-titik kelemahan yang dapat digunakan sebagai senjata untuk mencuri angka baik dari PSS Sleman sendiri maupun Persik Kediri.



Kirim Komentar