Dua Masalah Mendesak: Parkir dan Kebersihan Jogja

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

JAJAK PENDAPAT OLEH FISIPOL UGM DAN PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) YOGYAKARTA, menunjukkan data dari 600 responden untuk 14 kecamatan, 50% berpendapat bahwa kebersihan Yogyakarta masih memprihatinkan dan perlu segera dibenahi. Angkutan kota juga disinyalir sebagai salah satu sebab tidak bersihnya kota dengan prosentase sebesar 41,8%. Dalam seminar jajak pendapat mengenai parkir dan kebersihan kota yang diselenggarakan di Balaikota Yogyakarta pada Sabtu (31/07) pagi, 50% masyarakat setuju diberlakukannya denda bagi warga yang tidak dapat menjaga kebersihan lingkungannya.

Dalam grouping responden, tim peneliti dari FISIPOL lebih memilih kepala keluarga karena dianggap mampu mewakili anggota keluarga yang ada di dalamnya. Sedangkan variasinya lebih ditentukan pada distribusi responden, jenis kelamin, jenis pekerjaan hingga status kependudukan. 89% status kependudukan memang asli warga Jogja, sedangkan 9% bukan warga Jogja namun sudah berdomisili lebih dari 3 tahun sehingga diasumsikan mampu mengetahui keadaan Jogja lebih baik. Wahyu Simatupang yang membahas jajak pendapat kebersihan kota, mengatakan bahwa 4 permasalahan yang perlu diperhatikan antara lain, kebiasaan buang sampah, penilaian kebersihan kota, pengharapan responden terhadap kebersihan kota hingga sosialisasi terhadap masyarakat.

"Dari jajak pendapat parkir, bisa disimpulkan bahwa masyarakat memilih wilayah parkir yang memang khusus untuk wilayah parkir. Permasalahannya kemudian adalah dalam pandangan masyarakat bisa jadi wilayah yang dikhususkan untuk parkir tersebut sesungguhnya bukan wilayah untuk parkir," ucap Dr Nunung Prajarto MA. Kawasan Malioboro, pada jam-jam tertentu, menjadi sangat penuh sesak sehingga daerah parkir merambah hingga ke jalur lambat dan trotoar yang sebetulnya diperuntukkan bagi pejalan kaki serta kepentingan transportasi yang lain," tambahnya.

Asisten I Kota Yogyakarta, Ir. Hadi Prabowo mewakili Walikota Yogyakarta dalam sambutannya mengungkapkan pula bahwa masalah parkir dan kebersihan menjadi masalah yang mendesak dan harus segera ditangani baik oleh Pemkot, swasta maupun warga. "Karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, masyarakat Yogyakarta. Setiap anggota masyarakat yang pergi ke public space untuk berbagai aktivitas pasti dihadapkan pada masalah parkir, sementara masalah sampah merupakan unsur utama bidang kebersihan juga harus dikelola oleh warga Yogyakarta," tukas Hadi.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini