Pengetahuan dan Informasi Uang Tempo Doeloe Masih Dibutuhkan
PAMERAN BANK INDONESIA (BI) DENGAN TEMA "UANG TEMPO DOELOE" di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta ternyata masih diserbu oleh para pecinta uang maupun masyarakat umum. Koleksi uang dari Museum Artha Suaka tersebut menampilkan 342 bilyet uang kertas, 225 keping uang logam dan 55 uang bukan non-logam. Terdapat pula 26 keping uang emas dan 23 keping uang perak, sehingga seluruh koleksi berjumlah 671 koleksi uang.
Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX dalam pembukaan mengatakan bahwa pameran tersebut menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. Pentingnya hasil yang dicapai saat ini, bagi Paku Alam IX merupakan informasi kepada masyarakat agar dapat mengetahui secara gamblang mana yang berhasil dan mana yang masih membutuhkan peningkatan dan pembenahan.
Harapan menjadi sarana untuk memberikan informasi yang meluas diungkapkan oleh Wakil Gubernur beberapa kali sehingga terlihat begitu penting untuk mendapat perhatian. "Dengan pelayanan informasi secara transparan kepada masyarakat berarti telah melakukan keterbukaan. Tetapi tidak dapat dipungkiri dalam pameran ini masih ada masyarakat yang membutuhkan informasi dan penjelasan yang berkaitan dengan pameran, utamanya uang koleksi di Bank Indonesia," jelasnya.
Deputi BI Yogyakarta, R Maulana Ibrahim mengatakan bahwa pameran yang dilakukan untuk merefleksikan nilai-nilai luhur dalam tiap gerak BI. "BI selalu ikut serta dalam kemajuan bangsa Indonesia, pameran ini juga menjadi media komunikasi antara masyarakat luas dengan BI. Kita butuh masukan dari masyarakat dalam berbagai hal mengenai BI sendiri maupun perjalanan uang yang dimiliki Indonesia," ungkapnya.
Ketua Pameran Drs Mujono NA menambahkan, pameran tersebut merupakan sebagai media informasi kepada masyarakat Indonesia. "Masyarakat dapat melihat juga bagaimana proses pembuatan uang, sejarah dan jenis mata uang yang ada," tuturnya. Pameran yang dibuka pada Jumat (13/08) sore tersebut akan berlangsung hingga Rabu (18/08) mendatang, dibuka selama dua sesi pada pk 09.00-14.00 WIB dan 17.00-21.00 WIB. Pengunjung tidak dipungut biaya untuk menyaksikan segala isi pameran.



Kirim Komentar