"Sukur Biso Nyawang, Gunung Deso Dadi Rejo"
LANTUNAN DENDANG CAMPUR SARI PONGGALAN dalam beberapa lagu ternyata menggugah para lansia (lanjut usia) untuk mengingat kembali masa mudanya. Salah satunya, Mbah Surip (70) yang secara spontan menjadi penari latar di depan panggung setiap kali ada tembang yang dinyanyikan. Kejadian tersebut bukanlah satu-satunya kejadian luar biasa selama perjalanan refreshing para lansia ke Kebun Binatang Gembira Loka, Selasa (24/08).
Belum lagi, para Eyang ini sejak pagi hari sudah mengantri untuk naik kereta kelinci yang sekarang sedang trend. Ketika sudah naik kereta, ada pula simbah yang ngencot-ngencot di atas kereta karena kegirangan sejak sore hari sebelumnya menantikan rekreasi tersebut tanpa tidur. Keberangkatannya sendiri berawal dari Panti Wreda Budi Dharma Yogyakarta kemudian menuju ke Panti Wreda Hanna Yogyakarta di Surokarsan, Prandan Pedudan Yogyakarta, dilanjutkan menyusuri Jln Sudirman, Jln Malioboro dan berakhir di Gembira Loka.
Selama perjalan menggunakan kereta kelinci tersebut, para lansia menyanyikan lagu keroncong yang dipimpin oleh Mbah Broto (80). Tampak muka riang seperti anak kecil kegirangan yang diajak oleh orang tuanya jalan-jalan pada hari libur.
Sejumlah 70 lansia dengan 20 panitia melakukan rekreasi di Gembira Loka dengan melihat aneka binatang dengan segala isinya. Setelah berkeliling, para lansia dikumpulkan di Pendopo Kebun Binatang. Di tempat tersebut, para lansia ditanggap dengan lagu-lagu keroncong seperti Cocak Rowo, Caping Gunung, Mawar Biru dan Sewu Kuto.
Simbah-simbah yang belum begitu uzur ternyata masih punya minat untuk menaksir sesama lansia, bagaikan remaja yang sedang kasmaran. Lirikan mata dan saling memberikan senyum kepada lawan jenisnya ternyata cukup membuat heboh para cucunya yang ikut mengantar melihat dan tertawa kecil. "Wah, simbah masih bisa aja main mata to?" ungkap Nuri salah satu cucu yang menjaga Mbah Surti.
Siang itu menjadi saksi kegembiraan para lansia dalam mencurahkan masa-masa ujung hayatnya. Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta, Widodo SH yang ikut dalam "tour lansia se-Kota Yogyakarta" mengungkapkan bahwa rekreasi tersebut untuk menghilangkan rasa jenuh para lansia, utamanya yang ada di dalam panti dalam mengisi sisa hidupnya sekaligus hiburan agar dapat bergembira.



Kirim Komentar