Beksan Lawung Ageng Semarakkan Jumenengan Ngarso Dalem

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

PENAMPILAN TARIAN BEKSAN LAWUNG AGENG menjadi sajian utama dalam peringatan Mangayubagya Jumenengan Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X ke-16. Rangkaian tari tersebut hanya muncul setiap sewindu atau 8 tahun sekali dan jatuh pada tahun 2004 (29 Rejeb 1937-hitungan Jawa) Selasa (14/09).

Peringatannya sendiri dilaksanakan pada malam hari yang dihadiri oleh ribuan tamu di Pelataran Bangsal Kencana dan Pelataran Gedhong Jene. Sri Sultan dalam Jumenengan mengenakan Ageman Rasukan Sembagi Sekaran Jambon yang dipadukan dengan Jarit Barong Parikesit.

Jumenengan sendiri sebagai peringatan kenaikan tahta sebagai raja selama 16 tahun, Sri Sultan HB X didampingi oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas baru dilaksanakan pada pk 19.38 WIB tersebut, setelah menerima ucapan selamat dari para tamu undangan. Jumenengan tersebut juga dihadiri oleh Sri Paduka Pakualam IX didampingi oleh KRAy Paku Alam IX dan beberapa tokoh ternama baik secara nasional.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut dengan ribuan tamu undangan nampak mengikuti acara secara khusuk. Sebenarnya, acara Jumenengan tersebut berlangsung sejak pk 10.00 WIB namum masih bersifat intern bagi keluarga Kraton Yogyakarta. Untuk tamu, baru diterima pada sore hari atau setelah pk 19.00 WIB.

"Acaranya sebenarnya tidak ada yang khusus, hanya makan malam dan yang penting adalah berdoa," tukas Sultan. Acara berdoa sendiri dipimpin langsung oleh Abdi Dalem Penghulu Kraton Yogyakarta KRT H Ahmad Kamaludiningrat yang menyampaikan doa menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia.

Sultan yang menggambarkan dirinya sebagai air yang terus mengalir berusaha mengatakan bahwa yang terjadi biarlah terjadi. "Yang harus dilakoni ya dilakoni. Kalau saya kan ibarat air yang mengalir saja," lanjut Sultan.

Mangayubagya Jumenengan, sebagai pembuka rangkaian acara Festival Kesenian Nusantara yang dimulai pada 26-29 September 2004 diharapkan oleh panitia FKN saat ditemui oleh GudegNet di sekretariat, dapat menjadi daya tarik dan daya pikat ada rangkaian FKN di Yogyakarta.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM



    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini