Festival Mas Angin Diramaikan Peserta Wisatawan dari Luar Kota

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

MUSIM LIBURAN TENTUNYA MENJADI KESENANGAN TERSENDIRI bagi turis, baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan domestik, terlihat di berbagai sudut memenuhi Kota Yogyakarta. Kemeriahan dan gemerlap ruang publik juga terjadi di Alun-Alun Selatan Yogyakarta yang dijadikan tempat untuk melaksanakan Festival Mas Angin (masuk melewati di antara dua pohon beringin) selama dua hari.

Berakhir pada Minggu (19/09) dini hari, sejak pk 19.00 WIB, lapangan Alun-Alun Selatan sudah dipadati orang-orang yang penasaran untuk dapat menembus di antara kedua pohon beringin yang melegenda. Masuk dalam rangkaian kegiatan Festival Kraton Nusantara IV, dikomandani oleh Muhammad Suhud SH, panitia menjaring peserta berjumlah hampir 300 orang selama dua hari.

Kepada GudegNet, Suhud mengemukakan bahwa setiap harinya, lomba hanya diselenggarakan selama 3-4 jam, namun antusiasme peserta untuk terus mencoba membuat panitia untuk melanjutkan permainan yang seharusnya berakhir pada pk 22.00 WIB tersebut.

Beberapa syarat yang digunakan panitia, peserta harus mendaftarkan diri dan membayar beaya sebesar Rp 3.000,- dan diharuskan menggunakan alas kaki, tangan harus berada di belakang badan dan jika menyentuh garis atau tanda yang diberikan panitia berarti didiskualifikasi dari permainan. "Walaupun peserta di-des, mereka bisa ikut lagi dengan melakukan pendaftaran kembali," lanjutnya.

Babak penyisihan dilakukan selama dua hari, Sabtu dan Minggu mulai pk 20.00-21.30 WIB. Khusus untuk hari Minggu mulai pk 21.30 WIB sudah dapat ditentukan peserta yang lolos untuk maju ke babak semifinal dan final yang diselenggarakan pada hari itu pula. "Uniknya pada babak final, peserta akan dihitung dalam dua kategori berupa ketepatan dan kecepatan," tukasnya.

Ketepatan sendiri, peserta harus berjalan lurus melewati dua pohon beringin tersebut. Jika tetap melenceng walau masuk, maka skor yang didapat tidak setinggi bagi peserta yang lurus-lempeng (point 100). Untuk peserta yang melenceng tadi, bisa mendapatkan point setinggi 40 hingga 80 tergantung seberapa jauh melencengnya.

"Kalau untuk kecepatan, ya waktunya yang diukur. Cepat bukan berarti lari, karena peserta hanya diperkenankan jalan cepat. Ketahuan lari, tanpa ragu-ragu langsung des," terang Suhud. Hari hampir berganti menjadi Senin (20/09), lomba Mas Angin belum kelar juga. Semakin larut, semakin menarik saja dan tidak seperti pandangan Alun-Alun Selatan dalam kehidupan sehari-harinya. Tak ayal, jalan yang melingkari alun-alun juga macet oleh masyarakat yang melewati jalan tersebut dan menghentikan motornya di pinggir jalan untuk melihat keramaian yang sedang berlangsung.

"Kita juga tidak menyangka, ternyata peserta yang mengikutinya itu mayoritas berasal dari luar kota. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan kota lainnya karena mereka sedang liburan di Jogja. Apalagi di sini ada kegiatan yang bagi mereka unik dan perlu dicoba sebagai kenang-kenangan ketika kembali ke tempat asal," ungkap Suhud.

Didampingi oleh puluhan panitia, iringan musik remix dan sekali-kali muncul musik pop agar malam tidak terasa dingin, beda daerah atau ras tidak tampak di arena tersebut. Bukan karena malam hari, namun lebih rasa penasaran dan keingintahuan mereka bercampur menjadi satu. Dari data panitia, walau ada sekitar 40 orang yang berhasil `tembus` tapi lainnya menggok adoh alis tidak kesampaian untuk melewati kedua pohon beringin yang terletak di selatan Kraton Yogyakarta tersebut.

Alex, peserta dengan darah Ambon tersebut sudah merogoh koceknya sebesar Rp 21 ribu dan terus ingin mencobanya karena belum dapat melewatinya. Berbeda dengan Janto dan Janti, keduanya yang berasal dari Purwokerto hanya dalam sekali jalan langsung dapat melewatinya. Namun, keduanya urung mendaftarkan diri karena banyak saingan yang lebih cepat dan tepat.

Untuk pemenang lomba Mas Angin sendiri, jika berasal dari luar kota akan diberitahu via telpon dan dari Jogja bisa datang ke Dinas Kebudayaan Propinsi DIY. Pemenangnya sendiri baru dapat diketahui pada Rabu (22/09) mendatang dengan 6 orang pemenang, masing-masing, Juara I mendapatkan Rp 300 ribu, Juara II sebesar Rp 250 ribu dan Juara III berhak atas uang tunai Rp 200 ribu. Sedangkan untuk Juara Harapan I, II dan III akan mendapatkan uang sebesar Rp 100 ribu.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM



    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini