FKN: Ciptakan Sinergi Efek Berdampak Ganda
THE ROYAL HERITAGE & HANDICRAFT EXPOSITION yang dipusatkan di Jogja Expo Center, mulai Minggu (26/09) hingga Rabu (29/09) mendatang mengetengahkan ragam acara yang dirangkai menjadi satu bagian, berupa Pasar Wisata Indonesia atau Tourism Indonesia Mart Expo (TIME), pameran benda-benda pusaka kraton, pameran industri kerajinan se-nusantara dan Royal Food Festival.
Kepada wartawan, Sultan Hamengku Buwono X Gubernur DIY dan sekaligus Raja Kasultanan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengatakan bahwa dalam tiga hari Yogyakarta begitu terasa meriahnya oleh kegiatan baik berskala nasional maupun internasional.
"Memang menjelang akhir bulan September 2004 ini, berlangsung Festival Kraton Nusantara (FKN) IV yang bersamaan waktunya dengan Pasar Pariwisata Indonesia 2004," tukas Sultan. Melihat betapa beragamnya materi pameran yang ada, menurut Sultan, sungguh membawa misi yang strategis.
Sultan HB X berharap bahwa berbagai warisan budaya berupa benda pusaka dan makanan khas punya potensi untuk menarik wisatawan dengan minat khusus. "Sebagai arena pertemuan buyers dan salers dalam TIME, hasil transaksi dapat menjadi tolak ukur kepercayaan masyarakat internasional, tentunya terhadap faktor keamanan nasional," ujarnya.
Ketua Umum FKN IV Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto juga mengucapkan terima kasih kepada peserta dari berbagai kraton se-nusantara yang mau ikut terlibat dalam kegiatan FKN. "The Royal Heritage & Handicraft Exposition yang merupakan salah satu kegiatan pendukung dalam rangkaian kegiatan FKN IV diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menunjukkan kepada masyarakat bagaimana kekayaan budaya yang dimiliki oleng bangsa Indonesia," tutur Hadiwinoto.



Kirim Komentar