FKN: Kraton Nusantara sebagai Taman Dunia

Oleh : Budi / Senin, 00 0000 00:00

FESTIVAL KRATON NUSANTARA (FKN) IV 2004 DIBUKA DENGAN PARADE PRAJURIT Kraton se-Nusantara yang dilaksanakan di Alun-Alun Utara Yogyakata secara devile mengelilingi atau mubeng beteng Kraton Yogyakarta pada Minggu (26/09) sore. Dibuka oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, I Gede Ardhike dan didampingi oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta raja, sultan, sunan dan pemangku adat dari Kraton se-Nusantara.

Parade yang menampilkan 28 rombongan yang terdiri dari 24 Kraton dan 4 instansi pemerintah mengelilingi benteng degan mengambil rute bermula dari Alun-Alun Utara - Jln Ibu Ruswo - Jln Brigjen Katamso - Jln Mayjend Sutoyo - Jln Letjend Haryono MT - Jln KH Wahid Hasyim - Jln H Agus Salim - Jln Kauman dan kembali ke Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Sejak pk 11.00 WIB, terlihat beberapa kereta kencana yang dibawa oleh beberapa Kraton untuk memamerkan koleksi yang dimilikinya. Untuk Kraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman Yogyakarta, masing-masing menurunkan 4 bregodo dan 2 bregodo. Tidak ketinggalan, Manggalayudha dari kedua kasultanan termasuk kereta kencananya.

Tentunya kemacetan di berbagai ruas yang mengelilingi benteng Kraton tersebut tidak dapat dihindari, di sisi lain mampu memberikan pandangan dan tempat wisata yang menarik untuk penduduk lokal maupun turis walau hanya terhitung 1 hingga 2 jam saja. Kejadian semacam ini tentunya jarang bahkan hanya sekali dalam puluhan tahun di Yogyakarta melihat rangkaian pasukan Kraton yang berbaris bersama dalam suatu acara bersama.

"Menurut catatan, FKN merupakan festival yang terbesar di Indonesia dalam kerangka memperingati peranan kraton-kraton se-Nusantara pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," tukas Ardhike.

Ia menambahkan, FKN memiliki makna dan arti tersendiri dalam kaitannya membangun budaya bangsa yang selama ini belum mendapatkan perhatian yang cukup. "Upaya menggali dan mengangkat nilai-nilai atau kearifan yang ada di setiap penjuru wilayah nusantara kita terutama yang hidup dan berkembang di wilayah kraton yang ada di tanah air," tambahnya.

Mengangkat tema "Nusantara Taman Dunia", bagi Ardhike bahwa setiap bagian masyarakat mampu menjaga keunikan yang bertumbuh dan berkembang serta menjadi penuntun dalam praktek kehidupan sehari-hari.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM



    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini